Tabalong-Balangan Kirim Air, Luapan 3 Sungai di HSU Rendam Pemukiman dan Jalan 

- Jurnalis

Minggu, 29 Desember 2024 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luapan air sungai Nagara menyebabkan salah satu Jalan Nasional di Desa Palampitan, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU, Kalsel terendam air, disertai arus deras yang mulai memasuki areal pemukiman. Foto: Windi/1tulah.com

Luapan air sungai Nagara menyebabkan salah satu Jalan Nasional di Desa Palampitan, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU, Kalsel terendam air, disertai arus deras yang mulai memasuki areal pemukiman. Foto: Windi/1tulah.com

1TULAH.COM, Amuntai – Sejumlah wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, (Kalsel) dilanda banjir akibat luapan 3 sungai yang terus menerus menggenangi pemukiman.

Debit air juga merendam hingga jalan raya, baik jalan desa maupun jalan nasional, pada Ahad, 29 Desember 2024.

Kondisi ini diperparah oleh aliran Sungai Tabalong dan Sungai Kali Balangan, yang bertemu di Sungai Nagara, sehingga diperkirakan ketiganya berada pada titik temu di wilayah Kabupaten HSU.

Sementara, debit air yang tinggi membuat Sungai Nagara tidak mampu menampung air kiriman, dari Sungai Tabalong dan Kali Balangan, sehingga menyebabkan air meluap ke kawasan sekitarnya.

Dalam 4 hari terakhir, kondisi banjir sudah merendam sejumlah pemukiman dan jalan raya, yang mengakibatkan terganggunya aktivitas warga.

Dari pantauan 1tulah.com di lapangan, Ahad pagi hingga siang ini, sementara debit air masih bertahan, tidak naik maupun berkurang, namun hal ini tetap saja mengganggu aktivitas dari warga di Kabupaten HSU.

Dari musibah luapan air ini, sebagian warga di beberapa desa terpaksa mengungsi ke tempat kerabat, sementara sebagian lainnya tetap bertahan, dengan membuat panggung di dalam rumah, salah satunya di Kelurahan Sungai Malang RT 2.

Baca Juga :  Perbup Nomor 14 Tahun 2026 Jadi Landasan Pembangunan Kependudukan Murung Raya

Di sejumlah kecamatan yang terkena dampak banjir, di antaranya, yakni Kecamatan Banjang, Amuntai Tengah, Amuntai Selatan, Amuntai Utara, Babirik, Sungai Pandan, Sungai Tabukan, dengan total 21 desa terdampak banjir.

Dari luapan air sungai Kali Balangan, jalan yang terendam seperti di Desa Kaludan dan beberapa titik menuju Kecamatan Banjang, Jalan Abdul Aziz dan seputar Pasar Amuntai.

Di mana dari luapan Sungai Tabalong, jalan desa di Pakapuran dan Panangkalaan juga terendam termasuk di pusat kota di Jalan Kuripan Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.

Luapan Sungai Nagara juga menggenangi sejumlah jalan, di antaranya, Jalan Lambung Mangkurat Desa Palampitan menuju ke Sungai Pandan. Jika debit air sungai tidak mengalami penurunan kemungkinan akan semakin banyak jalan yang terendam.

Jalan Kuripan yang berada di depan kantor KPU, saat ini juga mulai terendam, pengguna jalan harus ekstra hati hati saat melintas. Air tersebut mengalir menuju ke lapangan pahlawan Amuntai dan merambah ke area perkantoran.

Baca Juga :  Heriyus: Kedekatan Gubernur dengan Pelajar Jadi Motivasi bagi Generasi Muda

Menurut Kepala BPBD HSU, Syamrani, menyampaikan bahwa luapan air yang menggenangi jalan memang sudah merambah di beberapa titik di HSU. Sebagian besar mengalir dengan arus yang cukup deras, warga diminta untuk tidak bermain di dekat saluran air, Minggu, 29 Desember 2024.

Ia menambahkan, pihaknya juga juga sudah menyerahkan sejumlah bantuan ke warga yang terdampak banjir. Penyerahan diberikan kepada warga terdampak dengan kondisi paling parah, yang aksesnya jauh dari perkotaan.

“Pemerintah daerah bersama BPBD setempat telah menurunkan tim evakuasi dan bantuan logistik. Kami mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan,” ucap Kepala BPBD HSU.

Banjir ini juga menyebabkan akses jalan penghubung antar kecamatan terganggu, memaksa kendaraan roda 2 dan 4 berhenti beroperasi. Hingga kini, upaya penanggulangan terus dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana.

Penulis: Windi Hidayat

Editor: Aprie

Berita Terkait

Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pencurian Tembaga di Stasiun TVRI
Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru di Kulon Progo untuk Tingkatkan Tata Kelola
Mura Expo 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Lomba Jajanan Tempo Dulu Meriahkan Festival Budaya Tira Tangka Balang 2026
Pemprov Kalteng Salurkan Ratusan Perangkat Starlink, Internet Desa Terpencil Makin Cepat
Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Kepala Desa dan Lurah Jadi Ujung Tombak Pembangunan Kalteng
Siaga Karhutla 2026, Rahmanto Dorong Patroli dan Deteksi Dini Diperkuat
Perkuat Sinergi, Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Bantul

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pencurian Tembaga di Stasiun TVRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru di Kulon Progo untuk Tingkatkan Tata Kelola

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Mura Expo 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Lomba Jajanan Tempo Dulu Meriahkan Festival Budaya Tira Tangka Balang 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Ratusan Perangkat Starlink, Internet Desa Terpencil Makin Cepat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Kepala Desa dan Lurah Jadi Ujung Tombak Pembangunan Kalteng

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Siaga Karhutla 2026, Rahmanto Dorong Patroli dan Deteksi Dini Diperkuat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Sinergi, Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Bantul

Berita Terbaru