1TULAH.COM-Bendungan Sepaku Semoi, proyek infrastruktur pertama dan terbesar di Ibu Kota Nusantara (IKN), tengah menghadapi kendala serius dalam memenuhi kebutuhan air baku.
Meskipun telah menelan biaya sebesar Rp 836 miliar dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Juni 2024, bendungan ini belum mampu menyalurkan air secara optimal ke kawasan IKN.
Tantangan Elevasi Jadi Kendala Utama
Menurut penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kendala utama terletak pada perbedaan elevasi antara bendungan dan kawasan IKN. Bendungan Sepaku Semoi yang berada di posisi lebih rendah membuat proses pemompaan air menjadi lebih sulit dan membutuhkan biaya yang lebih besar.
“Elevasi lokasi IKN yang lebih tinggi dibanding sumber air menimbulkan tantangan teknis besar,” ujar Nicco Plamonia, peneliti dari BRIN.
Implikasi bagi IKN
Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian serius bagi pengembangan IKN. Pasalnya, ketersediaan air bersih merupakan salah satu faktor krusial dalam menunjang kehidupan masyarakat dan aktivitas ekonomi di suatu kawasan. Jika masalah ini tidak segera diatasi, maka IKN berpotensi mengalami krisis air di masa depan.
Solusi yang Perlu Diketahui
Beberapa solusi yang mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini antara lain:
- Peningkatan kapasitas pompa: Memasang pompa dengan kapasitas yang lebih besar dan efisien untuk mengatasi perbedaan elevasi.
- Pembangunan jaringan pipa yang lebih optimal: Mendesain jaringan pipa yang dapat memaksimalkan tekanan air dan mengurangi kehilangan air selama distribusi.
- Pemanfaatan teknologi terbaru: Mengadopsi teknologi pengolahan air yang lebih canggih dan hemat energi.
- Pencarian sumber air alternatif: Mengeksplorasi potensi sumber air lainnya, seperti air tanah atau air permukaan, untuk memenuhi kebutuhan air IKN.
Masalah pada Bendungan Sepaku Semoi menjadi pengingat bahwa pembangunan IKN tidak semudah yang dibayangkan. Selain masalah teknis, ada banyak tantangan lain yang harus dihadapi, seperti lingkungan, sosial, dan ekonomi. (Sumber:Suara.com)







![Ilustrasi - Perampasan lahan warga di Tesso Nilo, Riau, oleh Satgas PKH dan TNI. [Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/transisi-energi-rampas-225x129.jpg)


![Polisi mengusut video viral challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah miras di festival musik The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara. [istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/newport-225x129.jpg)





![Ilustrasi - Perampasan lahan warga di Tesso Nilo, Riau, oleh Satgas PKH dan TNI. [Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/transisi-energi-rampas-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

