Mengapa Banyak Sarjana Menganggur? Ekspektasi Tinggi Jadi Penyebab Utama

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sarjana. [Ist]

Ilustrasi sarjana. [Ist]

1TULAH.COM-Tingginya angka pengangguran di Indonesia, terutama di kalangan sarjana, menjadi perhatian serius. Penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi tinggi terhadap pekerjaan menjadi salah satu penyebab utama.

Masalah pengangguran di Indonesia, khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi, semakin mengkhawatirkan. Banyaknya sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai keinginan menjadi sorotan utama.

Delfia Tanjung Sari, seorang pengamat ekonomi sumber daya manusia dari Universitas Andalas, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama penyebab tingginya angka pengangguran di kalangan sarjana adalah ekspektasi yang terlalu tinggi.

“Lulusan baru seringkali memiliki ekspektasi yang sangat tinggi terhadap pekerjaan pertama mereka,” ujar Delfia. “Mereka cenderung memilih-milih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kualifikasi tanpa mempertimbangkan faktor lain seperti peluang dan tantangan yang ada.”

Ekspektasi Tinggi vs. Realita Pasar Kerja

Baca Juga :  Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Ekspektasi tinggi ini seringkali tidak sejalan dengan realita pasar kerja yang kompetitif. Banyak perusahaan mencari calon karyawan yang tidak hanya memiliki kualifikasi akademik yang baik, tetapi juga memiliki pengalaman kerja dan soft skills yang memadai.

Selain itu, faktor ekonomi makro seperti perlambatan ekonomi dan ketidakpastian bisnis juga dapat mempengaruhi ketersediaan lapangan kerja. Hal ini membuat persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin ketat.

Apa yang Harus Dilakukan?

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain:

  • Penyesuaian Ekspektasi: Lulusan baru perlu menyesuaikan ekspektasi mereka dengan kondisi pasar kerja yang sebenarnya. Mereka harus siap untuk memulai dari bawah dan membangun karier secara bertahap.
  • Peningkatan Keterampilan: Selain memiliki ijazah, lulusan juga perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan dunia kerja, seperti kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan menyelesaikan masalah.
  • Memperluas Jaringan: Membangun jaringan yang luas dapat membuka peluang untuk mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan dan mentorship dari orang-orang yang berpengalaman.
  • Berani Mengambil Risiko: Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman. Terkadang, mengambil risiko dapat membawa pada peluang yang tak terduga.
Baca Juga :  Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers

Tingginya angka pengangguran di kalangan sarjana merupakan masalah kompleks yang membutuhkan solusi komprehensif. Selain upaya dari pemerintah dan dunia usaha, individu juga perlu proaktif dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah ini.

Dengan menyesuaikan ekspektasi, meningkatkan keterampilan, dan memperluas jaringan, lulusan baru dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Berita Terbaru

Ketua Pengcab ORADO Murung Raya, Reno S.Kom

Berita

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB