Dorong Pertumbuhan Inklusif melalui Perdagangan, Parawisata-Investasi, KPwBI Kalsel Gelar Pamor Borneo 2024

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Fadjar Majardi dengan jajaran menjelaskan penggelaran acara tahunan bergengsi Pamor Borneo 2024 pada Bincang Bareng Media di Cafe & Resto Banjarmasin, Kamis (8/8/2024). Foto: Aprie/1tulah.com

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Fadjar Majardi dengan jajaran menjelaskan penggelaran acara tahunan bergengsi Pamor Borneo 2024 pada Bincang Bareng Media di Cafe & Resto Banjarmasin, Kamis (8/8/2024). Foto: Aprie/1tulah.com

1tulah.com, BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Pemprov Kalsel akan kembali menggelar acara tahunan bergengsi Pamor Borneo 2024.

Pamor Borneo 2024 sebagai upaya KPwBI Kalsel bersama Pemprov Kalsel guna mendorong pertumbuhan inklusif melalui perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Hal itu upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi Kalsel yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga sebagai salah satu rangkaian dari perayaan HUT Ke-74 Kalsel. Acara ini dijadwalkan berlangsung mulai 10 hingga 14 Agustus 2024 di Duta Mall Banjarmasin dengan mengusung tema “Innovative Pathways: Driving South Borneo Economic Development with Trade, Tourism, and Investment.“

Kepala KPwBI Kalsel, Fadjar Majardi, mengatakan latar belakang pamor Pamor Borneo 2024 adalah acara yang telah menjadi agenda tahunan sejak diselenggarakan pertama kali pada 2020 lalu. 

“Acara ini dirancang untuk menjadi platform strategis dalam meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah, mempromosikan potensi pariwisata lokal, serta mempercepat implementasi proyek investasi unggulan,” kata Fadjar dalam acara Bincang Bareng Media di cafe & resto Banjarmasin, Kamis (8/8/2024).

Menurut Fadjar Pamor Borneo 2024 menjadi bagian integral dari strategi pengembangan ekonomi Kalsel dengan tujuan utama untuk meningkatkan konstribusi daerah terhadap perekonomian nasional dan global.

Acara tahun ini, sebutnya bertepatan dengan perayaan HUT Ke-74 Provinsi Kalsel dan mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia Aja (Gernas BBI-BWI). 

“Hal ini fokus pada tiga pilar utama perdagangan, pariwisata, dan investasi. Pamor Borneo 2024 bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan perekonomian Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Fadzar juga menjelaskan lebih rinci dari kegiatan utama di Pamor Borneo 2024 di antaranya showcasing produk UMKM dan pariwisata

Pertama, Pameran Produk UMKM

Acara ini akan menampilkan produk unggulan dari 20 UMKM terbaik di Kalsel. Produk yang dipamerkan mencakup berbagai sektor, seperti kriya, fesyen, dan olahan makanan dan minuman (mamin). 

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Pameran juga bertujuan untuk memberikan platform bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas, termasuk peluang ekspor.

Kedua, Promosi Destinasi Wisata

Pamor Borneo 2024 juga akan mempromosikan destinasi wisata unggulan, terutama Geopark Meratus, yang saat ini merupakan kandidat UNESCO Global Geopark. 

Pengunjung akan mendapatkan kesempatan untuk mengetahui lebih lanjut tentang kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya di kawasan tersebut.

Pagelaran busana sasirangan, sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya, acara ini akan menampilkan pagelaran busana Sasirangan, yang merupakan warisan budaya khas daerah Kalimantan Selatan.

Ketiga, Peningkatan Literasi Ekspor

Dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai perluasan pasar ekspor, akan diadakan sesi sosialisasi dan edukasi yang membahas strategi dan peluang untuk memasuki pasar internasional.

Keempat, Literasi Keuangan Inklusif dan Syariah

Edukasi mengenai literasi keuangan inklusif dan syariah akan membantu pelaku usaha dan masyarakat memahami berbagai pilihan pembiayaan dan pengelolaan keuangan.

Kelima, Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

“Kegiatan ini juga akan mencakup edukasi mengenai pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, guna memastikan bahwa pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya meningkatkan ekonomi tetapi juga melindungi lingkungan dan budaya lokal,” jelas Fadzar.

Fadzar juga bilang dalam Pamor Borneo 2024 akan dilaksanakan Pertemuan One-on-One Meeting dengan investor

Pertemuan dengan Project Owner.

Sebanyak 8 project owner akan berkesempatan untuk bertemu secara langsung dengan pelaku usaha nasional dan calon investor potensial dari 10 negara.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas proyek investasi yang dihasilkan dari IPRO Challenge/I-CHANGE dan mendiskusikan potensi investasi unggulan di Kalimantan Selatan.

South Investment Forum 2024

Sebagai bagian dari acara, akan diadakan South Investment Forum 2024, yang akan menyajikan informasi terkini mengenai perkembangan ekonomi dan potensi investasi di Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Pekan QRIS Nasional 2024 (PQN)

Sebagai bagian dari rangkaian acara Pamor Borneo, akan diselenggarakan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2024. 

PQN bertujuan untuk memperluas akseptasi QRIS sebagai metode pembayaran digital di Kalimantan Selatan. 

Acara ini akan berlangsung dari 12 hingga 18 Agustus 2024 di 46 KPwBI di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan. Tema PQN 2024 adalah “Pakai QRIS untuk Indonesia Maju. QRISnya Satu, Menangnya Banyak!”. 

“Kegiatan ini melibatkan onboarding pengguna dan merchant, edukasi tentang manfaat dan keamanan QRIS, serta berbagai perlombaan dan hiburan yang menarik,” jelasnya.

Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2024

Selain itu, Pamor Borneo 2024 juga akan disinergikan dengan Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2024, yang akan diadakan pada 16 hingga 18 Agustus 2024 di Istora Senayan, Jakarta. 

FERBI 2024 mengusung tema “Rupiah Ambassador of Indonesia” dan bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air melalui berbagai kegiatan seperti CBP Rupiah Championship, Program Pejuang Rupiah, dan edukasi mengenai Cinta Bangga Pake Rupiah (CBP Rupiah). 

FERBI juga akan menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, mahasiswa, tenaga pendidik, dan ibu rumah tangga.

“Pamor Borneo 2024 kita harapkan dapat memperkuat sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Kami optimis bahwa acara ini akan menjadi platform penting dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh pelaku ekonomi di Kalimantan Selatan,” tutup Kepala KPwBI Kalsel Fadjar Majardi

Editor: Aprie

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)
KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%
Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?
Momen Sertijab Menkeu: Pidato Singkat Purbaya dan Pesan Apresiasi dari Suahasil
Keretakan Internal Kemenkeu di Balik Copotnya Purbaya Yudhi Sadewa dan Penunjukan Suahasil Nazara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Jumat, 18 September 2026 - 07:59 WIB

Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)

Kamis, 17 September 2026 - 12:07 WIB

KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?

Selasa, 15 September 2026 - 14:07 WIB

Momen Sertijab Menkeu: Pidato Singkat Purbaya dan Pesan Apresiasi dari Suahasil

Selasa, 15 September 2026 - 12:13 WIB

Keretakan Internal Kemenkeu di Balik Copotnya Purbaya Yudhi Sadewa dan Penunjukan Suahasil Nazara

Berita Terbaru