1TULAH.COM-Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) meningkatkan ketegasannya dalam penegakan hukum bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat ini, Ditreskrimsus Polda Kalsel tengah menyidik sebanyak 13 korporasi perkebunan kelapa sawit yang area konsesinya terbakar, di mana beberapa di antaranya terindikasi memiliki keterkaitan modal atau kepemilikan saham asing.
Direktur Reskrimsus Polda Kalsel, Kombes Pol Sigit Haryono, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan indikasi kuat keterlibatan warga negara asing (WNA) sebagai pemodal maupun pemegang saham dalam korporasi yang lahan konsesinya terbakar.
“Dari beberapa korporasi yang terjadi kebakaran lahan di wilayah konsesinya, ternyata ada keterkaitan dengan pihak asing, seperti pemodalnya, kepemilikan, ataupun sahamnya dimiliki warga negara asing,” kata Sigit di Banjarmasin, Jumat (23/10/2026).
Sebaran Lokasi dan Keterlibatan Ahli IPB
Proses penyidikan terhadap 13 perusahaan sawit tersebut ditangani oleh Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel bersama Polres jajaran. Lahan konsesi yang mengencang titik api tersebar di empat kabupaten utama di Kalimantan Selatan, yaitu:
-
Kabupaten Banjar
-
Kabupaten Tapin
-
Kabupaten Barito Kuala
-
Kabupaten Tanah Laut
Dari belasan korporasi tersebut, satu perusahaan bahkan telah menetapkan pihak penanggung jawabnya sebagai tersangka. Polisi menduga indikasi awal kebakaran terjadi akibat unsur kelalaian pengawasan lahan.
Untuk memperkuat pembuktian, Polda Kalsel menggandeng ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) guna menguji dampak kerusakan lingkungan, mulai dari kerusakan baku mutu tanah, air, hingga kualitas udara.
Penegakan Hukum Perorangan: 9 Orang Ditetapkan Tersangka
Selain menyasar kejahatan korporasi, penegakan hukum terhadap perorangan yang sengaja maupun lalai membakar lahan terus berjalan. Hingga pertengahan Oktober 2026, penyidik menerima 16 laporan polisi (LP) terkait kasus karhutla perorangan.
Dari belasan laporan tersebut, sebanyak 9 orang resmi ditetapkan sebagai tersangka.
“Satu perkara perorangan sudah memasuki tahap II di Kejaksaan untuk penyerahan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum,” jelas Sigit didampingi Kasubdit IV Tipidter Kompol Gita Suhandi Achmadi.
Operasi Aman Nusa II Intan Kalsel Pimpin Pemadaman Lapangan
Penindakan hukum ini bertepatan dengan digelarnya Operasi Kepolisian Aman Nusa II Intan Penanganan Karhutla 2026 yang berlangsung sepanjang 1–31 Oktober 2026. Langkah komprehensif ini diambil mengingat eskalasi kebakaran lahan yang masih dinamis di beberapa wilayah Kalsel.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan turun langsung memimpin pemadaman di area titik api prioritas, seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Barito Kuala. Langkah ini menggabungkan dua pendekatan sekaligus: aksi cepat pemadaman lapangan dan penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap perorangan maupun pemilik modal korporasi. (Sumber:Suara.com)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)




![BMKG memprakirakan ada potensi hujan di Kalimantan dan Sumatra pada Sabtu, 24 Oktober 2026. [Dok Asmo]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/bmkg-hari-ini-225x129.jpg)








![BMKG memprakirakan ada potensi hujan di Kalimantan dan Sumatra pada Sabtu, 24 Oktober 2026. [Dok Asmo]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/bmkg-hari-ini-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

