1TULAH.COM-Infrastruktur dasar dan kesejahteraan ekonomi masyarakat masih menjadi fokus utama pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam pelaksanaan reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I yang berlangsung pada 23–30 Agustus 2026, terungkap berbagai aspirasi mendesak dari masyarakat Kabupaten Katingan.
Laporan kompilasi hasil reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 tersebut dibacakan oleh juru bicara Reses Dapil Kalteng I, Agie, dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng. Laporan ini mencakup tiga wilayah utama, yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas.
“Kebutuhan yang menonjol meliputi akses jalan antarwilayah, air bersih dan listrik, penguatan sektor perikanan dan pertanian, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta akses bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Agie dalam pemaparannya.
1. Infrastruktur Jalan dan Jembatan: Perbaikan Akses Antarwilayah
Masyarakat Katingan menyoroti kondisi akses transportasi darat yang sangat mempengaruhi mobilitas warga, distribusi logistik, serta akses menuju fasilitas publik. Usulan yang diajukan meliputi peningkatan jalan desa, penimbunan, pengerasan badan jalan, semenisasi, hingga pembangunan jembatan penghubung antardesa.
Beberapa titik prioritas perbaikan jalan yang disampaikan meliputi:
-
Ruas jalan lokal: Keruing, Jahanjang, Keruing – Perupuk, serta Hampangen – Luwuk Kanan.
-
Ruas mengalami kerusakan berat: Hampangen – Tehang.
-
Wilayah rawan longsor: Perbaikan bahu jalan di wilayah Petak Bahandang.
-
Konektivitas antar-kecamatan: Percepatan perbaikan jalan negara yang menghubungkan Katingan Tengah menuju Katingan Hulu.
2. Air Bersih, Listrik, dan Jaringan Telekomunikasi
Pemenuhan kebutuhan dasar energi, air bersih, dan komunikasi masih menghadapi tantangan di sejumlah desa dan kelurahan di Katingan.
-
Krisi Air Bersih: Masyarakat membutuhkan pembangunan sumur bor, perluasan jaringan distribusi air, pengadaan mesin pengolahan air, dan perbaikan pompa beserta instalasinya. Sejumlah fasilitas pengolahan air yang ada dilaporkan berkarat dan warga kesulitan memperoleh air saat musim kemarau.
-
Pemerataan Listrik: Sebanyak 75 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Galinggang dilaporkan belum menerima fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan masih bergantung pada mesin diesel dengan biaya operasional bahan bakar yang mahal.
-
Jaringan Telekomunikasi: Lemahnya sinyal telekomunikasi di wilayah pelosok masih menghambat akses komunikasi dan informasi masyarakat.
3. Penguatan Sektor Pertanian, Perikanan, dan UMKM
Sebagai penopang perekonomian daerah, sektor pertanian dan perikanan membutuhkan intervensi program yang menyasar langsung produktivitas warga.
-
Pertanian & Peternakan: Petani mengusulkan normalisasi saluran irigasi, program pengendalian banjir, serta bantuan pupuk, alsintan (alat dan mesin pertanian), bibit tanaman, dan bibit ternak (sapi, kerbau, ayam, dan itik).
-
Perikanan: Nelayan membutuhkan bantuan modal, alat tangkap, perahu/kelotok fiber, pakan, serta fasilitas pemasaran hasil tangkapan guna memutus ketergantungan pada tengkulak.
-
Pemberdayaan UMKM: Masyarakat berharap adanya pelatihan usaha, bantuan peralatan produksi, kemudahan akses permodalan, serta dukungan perluasan akses pasar.
4. Fasilitas Kesehatan, Pendidikan, dan Kebutuhan Sosial
Aspirasi warga juga mencakup peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penanganan bencana daerah:
| Sektor | Aspirasi Utama Masyarakat |
| Pendidikan | Renovasi gedung sekolah, pengadaan perpustakaan & laboratorium, perangkat pembelajaran digital, penambahan tenaga guru, dan beasiswa. |
| Kesehatan | Rehabilitasi Pustu (Puskesmas Pembantu) dan Posyandu, penempatan tenaga medis yang menetap di desa, serta penyediaan ambulans untuk wilayah terpencil. |
| Mitigasi Bencana | Pengadaan sarana penanggulangan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) seperti sumur bor, pompa pemadam, dan transportasi air. |
| Isu Sosial & Tata Kelola | Pembangunan rumah ibadah, bantuan rumah layak huni, kejelasan kewajiban plasma perusahaan perkebunan, serta transparansi PNBP sektor kehutanan. |
Urgensi Sinergi Pemerintah Daerah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Katingan diharapkan dapat menyelaraskan program pembangunan berdasarkan tingkat urgensi dan jumlah warga terdampak.
Penyelesaian persoalan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, listrik, dan telekomunikasi memerlukan pembagian kewenangan yang jelas. Selain itu, bantuan di bidang ekonomi hendaknya tidak berhenti pada pemberian barang atau modal belaka, melainkan dibarengi dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan agar memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Katingan. (Ingkit)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)








![Ilustrasi anak terdampak asap karhutla [Shutterstock]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/ispa-anak-225x129.jpg)












![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

