Melahirkan Normal Lebih Aman: Dokter Spesialis Kandungan Ungkap Risiko Operasi Caesar

- Jurnalis

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

1TULAH.COM-Bagi sebagian ibu hamil, operasi Caesar mungkin terlihat seperti pilihan yang lebih mudah dan nyaman dibandingkan dengan persalinan normal. Namun, anggapan tersebut perlu diubah. Faktanya, operasi Caesar memiliki beberapa risiko dan komplikasi yang perlu dipertimbangkan.

Hal ini ditegaskan oleh dr. Fransiscus Octavius Hari Prasetyadi, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan Sub Spesialis Fetomaternal National Hospital Surabaya, dalam sebuah acara daring yang diadakan pada Selasa (16/7/2024). Beliau menyatakan bahwa selama ibu hamil bisa melahirkan secara normal, maka operasi Caesar tidak perlu dipilih.

Mengapa Melahirkan Normal Lebih Dianjurkan?

Menurut dr. Fransiscus, ada beberapa alasan mengapa melahirkan normal lebih dianjurkan dibandingkan dengan operasi Caesar:

Proses pemulihan lebih cepat: Ibu hamil yang melahirkan normal umumnya pulih lebih cepat dan dapat segera beraktivitas kembali.
Risiko komplikasi lebih rendah: Melahirkan normal memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan operasi Caesar, seperti infeksi, perdarahan, dan pembekuan darah.
Memperkuat ikatan ibu dan bayi: Kontak kulit ke kulit antara ibu dan bayi setelah melahirkan normal dapat membantu memperkuat ikatan di antara mereka.
Meningkatkan kesehatan bayi: Melahirkan normal dapat membantu meningkatkan kesehatan bayi, seperti menurunkan risiko obesitas dan alergi.
Operasi Caesar Hanya untuk Kondisi Tertentu

Baca Juga :  Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Meskipun melahirkan normal lebih dianjurkan, operasi Caesar tetap diperlukan dalam beberapa kondisi tertentu, seperti:

  • Keadaan darurat: Jika terdapat kondisi darurat yang membahayakan ibu atau bayi, operasi Caesar mungkin perlu dilakukan segera.
  • Posisi bayi tidak normal: Jika bayi dalam posisi sungsang atau melintang, operasi Caesar mungkin diperlukan untuk memastikan persalinan yang aman.
  • Riwayat operasi Caesar sebelumnya: Jika ibu hamil pernah menjalani operasi Caesar sebelumnya, persalinan normal mungkin tidak direkomendasikan.
  • Kesehatan ibu: Jika ibu hamil memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau preeklampsia, operasi Caesar mungkin diperlukan untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi.
Baca Juga :  Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Pentingnya Konsultasi dengan Dokter

dr. Fransiscus menegaskan bahwa setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk menentukan metode persalinan yang paling tepat. Dokter akan membantu ibu hamil memahami risiko dan manfaat dari setiap pilihan persalinan dan membantu ibu hamil membuat keputusan yang terbaik untuk diri mereka sendiri dan bayi mereka. (Sumber:Suara.com)

 

 

 

 

Berita Terkait

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran
Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head
Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:26 WIB

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:16 WIB

Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Berita Terbaru