Kalah Bersaing dengan Mobil China: Raksasa Otomotif Honda Tutup Pabriknya di Thailand

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honda CR-V Hybrid Jadi Varian Terlaris di Bulan Februari 2024. (Foto: HPM)

Honda CR-V Hybrid Jadi Varian Terlaris di Bulan Februari 2024. (Foto: HPM)

1TULAH.COM-Dunia otomotif digemparkan dengan kabar penutupan pabrik Honda di provinsi Ayutthaya, Thailand, yang dijadwalkan pada akhir tahun 2025. Keputusan ini diambil Honda sebagai respons atas tekanan pasar yang cukup berat dalam beberapa tahun terakhir.

Keputusan Honda ini tak lepas dari gempuran pabrikan mobil China yang kian agresif di Thailand, menurut Reuters,

dengan berbagai kemudahan dan strategi yang menarik, pabrikan China berhasil menarik minat konsumen, terutama di segmen kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat.

Konsolidasi Produksi di Era Penurunan Permintaan

Alasan utama di balik penutupan pabrik ini adalah konsolidasi produksi. Honda ingin memusatkan produksinya di pabrik mereka yang lebih modern dan efisien di provinsi Prachinburi. Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan antara kapasitas produksi dan permintaan pasar yang menurun.

Baca Juga :  Trino Casino: Schnelle Gewinne und High‑Intensity Slots für den schnelllebigen Spieler

Penurunan Drastis Produksi dan Penjualan

Nikkei Asia mencatat bahwa terdapat penurunan drastis produksi Honda di Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2019, mereka berhasil mencapai puncak produksi dengan angka 228.000 unit.

Namun, dalam empat tahun terakhir, angka tersebut terus menurun hingga di bawah 150.000 unit per tahun. Penurunan ini diperparah dengan penurunan penjualan. Saat ini, total penjualan Honda di Thailand bahkan berada di bawah angka 100.000 unit per tahun.

Baca Juga :  Pesan Mendalam Arton S. Dohong di Perayaan Dharma Shanti Nyepi Kalteng

Dampak Penutupan Pabrik

Penutupan pabrik Honda di Ayutthaya diperkirakan akan berdampak pada sekitar 1.800 pekerja. Honda telah menyatakan komitmennya untuk membantu para pekerja yang terkena dampak penutupan ini, termasuk dengan menawarkan pesangon dan program pelatihan ulang.

Tanda Penyesuaian Strategi Honda di Thailand

Penutupan pabrik ini menandakan penyesuaian strategi Honda di Thailand. Dengan memusatkan produksi di satu pabrik yang lebih modern dan efisien, Honda diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya di pasar Thailand yang semakin kompetitif. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pelarian Berakhir di Wonogiri! Polresta Pati Tangkap Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati
Bukan Sekadar Kerjasama, Pakar Sebut Ada Upaya Kontrol Informasi Top-Down melalui Homeless Media
Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP
Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE
Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!
Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan
KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:50 WIB

Pelarian Berakhir di Wonogiri! Polresta Pati Tangkap Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51 WIB

Bukan Sekadar Kerjasama, Pakar Sebut Ada Upaya Kontrol Informasi Top-Down melalui Homeless Media

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:18 WIB

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:37 WIB

76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:31 WIB

KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:55 WIB

Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

Berita Terbaru