1TULAH.COM-Dunia otomotif digemparkan dengan kabar penutupan pabrik Honda di provinsi Ayutthaya, Thailand, yang dijadwalkan pada akhir tahun 2025. Keputusan ini diambil Honda sebagai respons atas tekanan pasar yang cukup berat dalam beberapa tahun terakhir.
Keputusan Honda ini tak lepas dari gempuran pabrikan mobil China yang kian agresif di Thailand, menurut Reuters,
dengan berbagai kemudahan dan strategi yang menarik, pabrikan China berhasil menarik minat konsumen, terutama di segmen kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat.
Konsolidasi Produksi di Era Penurunan Permintaan
Alasan utama di balik penutupan pabrik ini adalah konsolidasi produksi. Honda ingin memusatkan produksinya di pabrik mereka yang lebih modern dan efisien di provinsi Prachinburi. Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan antara kapasitas produksi dan permintaan pasar yang menurun.
Penurunan Drastis Produksi dan Penjualan
Nikkei Asia mencatat bahwa terdapat penurunan drastis produksi Honda di Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2019, mereka berhasil mencapai puncak produksi dengan angka 228.000 unit.
Namun, dalam empat tahun terakhir, angka tersebut terus menurun hingga di bawah 150.000 unit per tahun. Penurunan ini diperparah dengan penurunan penjualan. Saat ini, total penjualan Honda di Thailand bahkan berada di bawah angka 100.000 unit per tahun.
Dampak Penutupan Pabrik
Penutupan pabrik Honda di Ayutthaya diperkirakan akan berdampak pada sekitar 1.800 pekerja. Honda telah menyatakan komitmennya untuk membantu para pekerja yang terkena dampak penutupan ini, termasuk dengan menawarkan pesangon dan program pelatihan ulang.
Tanda Penyesuaian Strategi Honda di Thailand
Penutupan pabrik ini menandakan penyesuaian strategi Honda di Thailand. Dengan memusatkan produksi di satu pabrik yang lebih modern dan efisien, Honda diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya di pasar Thailand yang semakin kompetitif. (Sumber:Suara.com)

![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri. [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/cabul-kiayii-225x129.jpg)
![Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/qodori-homeless-225x129.jpg)


![Kirab Waisak 2025 disambut meriah warga di sepanjang jalan Candi Mendut hingga Borobudur [Suara.com/ Angga Haksoro A]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/bikhu-225x129.jpg)




![Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri. [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/cabul-kiayii-360x200.jpg)
![Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/qodori-homeless-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



