Bank Indonesia Gelar Capacity Building Media Kalimantan 2026, Perkuat Sinergi Komunikasi untuk Stabilitas Ekonomi

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan Aloysius Donanto saat menyampaikan sambutan. (6/5/26)

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan Aloysius Donanto saat menyampaikan sambutan. (6/5/26)

1tulah.com,  PALANGKA RAYA – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan (KPwBI) se-Kalimantan menggelar kegiatan Capacity Building Media dan Akademisi Wilayah Kalimantan Tahun 2026 di Hotel Santika Premiere Malang, Rabu (6 Mei 2026).

Kegiatan bertajuk “Penguatan Sinergisitas Komunikasi Jurnalis dan Opinion Maker se-Kalimantan” ini bertujuan memperkuat peran media dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Adapun tema yang diusung yaitu “Memperkuat Komunikasi, Menjaga Ekspektasi, Membangun Optimisme Ekonomi Kalimantan.”

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun jejaring komunikasi yang kuat antara bank sentral, akademisi, dan jurnalis. Ia menekankan bahwa aspek kepercayaan (trust) memiliki peran krusial dalam perekonomian.

“Ekonomi itu separuh angka dan separuh trust. Angka hanyalah alat untuk membangun kepercayaan tersebut. Di sinilah peran jurnalis menjadi sangat vital sebagai opinion maker untuk memberikan edukasi positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdik Kalteng Perkuat Kompetensi Guru melalui Pelatihan Sains dan Ekosistem Digital

Ia juga memaparkan berbagai tantangan ekonomi global yang berdampak pada nilai tukar rupiah, tingkat pengangguran, serta pentingnya respons kebijakan yang konsisten. Menurutnya, wilayah Kalimantan memiliki potensi strategis sebagai lumbung energi dan pangan nasional, yang perlu didukung oleh iklim investasi yang kondusif serta penguatan hilirisasi industri.

“Tantangan ke depan bukan hanya kestabilan harga, tetapi juga kestabilan berbagai aspek lainnya. Diperlukan narasi ekonomi yang jelas dan mudah dipahami publik agar kebijakan dapat direspons positif oleh pasar dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Gunawan Prayitno, hadir sebagai narasumber yang membahas isu hilirisasi dan transisi ekonomi dari sektor berbasis tambang menuju ekonomi bernilai tambah.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan

Menurutnya, peningkatan kapasitas dan literasi masyarakat menjadi faktor penting agar sumber daya alam di Kalimantan mampu memberikan nilai tambah optimal bagi perekonomian daerah.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, turut dibahas tantangan antara percepatan hilirisasi dengan pelestarian lingkungan. Peserta juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan pembangunan di Kalimantan berjalan selaras dan berkelanjutan.

Agenda hari pertama turut diisi dengan workshop penulisan editorial ekonomi bersama jurnalis senior nasional, guna meningkatkan kualitas pemberitaan ekonomi yang informatif dan mudah dipahami masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi jurnalis, perwakilan media, serta akademisi dari wilayah Kalimantan, termasuk peserta dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Disdik Kalteng Perkuat Kompetensi Guru melalui Pelatihan Sains dan Ekosistem Digital
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan
KI Kalteng dan PPID Utama Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik di Dislutkan
Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Pahandut Seberang
Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Bukit Tunggal
Agustiar Sabran Serahkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Langkai
Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Kereng Bangkirai
Karhutla Kalteng Masih Kritis, 13.435 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Disdik Kalteng Perkuat Kompetensi Guru melalui Pelatihan Sains dan Ekosistem Digital

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan

Rabu, 30 September 2026 - 19:27 WIB

KI Kalteng dan PPID Utama Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik di Dislutkan

Selasa, 29 September 2026 - 21:35 WIB

Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Pahandut Seberang

Selasa, 29 September 2026 - 20:57 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Bukit Tunggal

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Agustiar Sabran Serahkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS kepada Warga Langkai

Selasa, 29 September 2026 - 08:14 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Kereng Bangkirai

Minggu, 27 September 2026 - 22:20 WIB

Karhutla Kalteng Masih Kritis, 13.435 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru