Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus ALS yang terbakar di Muratara Sumatera Selatan [dok Polda Sumsel

Bus ALS yang terbakar di Muratara Sumatera Selatan [dok Polda Sumsel

1TULAH.COM-Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan bergerak cepat dalam menangani tragedi kecelakaan maut yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Proses identifikasi para korban kini menjadi prioritas utama guna memberikan kepastian bagi pihak keluarga.

Sebanyak 16 kantong jenazah korban meninggal dunia telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis pagi (7/5/2026) sekitar pukul 05.10 WIB. Isak tangis dan suasana duka menyelimuti kedatangan ambulans yang membawa para korban dari lokasi kejadian.

Proses Identifikasi Intensif Tim DVI

Seluruh jenazah langsung dievakuasi ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Instalasi Forensik RS Bhayangkara. Untuk mempercepat proses ini, Tim DVI Biddokkes Polda Sumsel mendapat bantuan langsung dari Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri.

Pemeriksaan intensif telah dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Tantangan utama yang dihadapi tim medis adalah kondisi fisik jenazah.

“Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dan mendalam karena sebagian besar korban mengalami luka bakar serius akibat kebakaran hebat pasca-tabrakan,” ungkap pihak berwenang di lokasi.

Baca Juga :  Polisi Tangkap WNA Korea Selatan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di Gili Trawangan

Kronologi Tragedi di Jalan Lintas Sumatera

Kecelakaan tragis ini terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Muratara. Insiden maut ini melibatkan:

  1. Bus ALS (No. Pol BK-7778-DL)

  2. Truk Tangki R6 (No. Pol BG-8196-QB)

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan diduga dipicu saat Bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang jalan. Nahas, bus tersebut kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan menghantam truk tangki dengan keras. Benturan tersebut seketika memicu ledakan dan kebakaran besar yang menghanguskan kedua kendaraan.

Data Korban: 16 Meninggal Dunia, 4 Selamat

Hingga saat ini, total korban tercatat sebanyak 20 orang. Berikut adalah rincian identitas korban yang telah berhasil teridentifikasi:

Korban Meninggal Dunia (Teridentifikasi):

  • Aryanto (49): Sopir truk tangki (Lubuk Linggau)

  • Martono (48): Penumpang truk tangki (Muratara)

  • Alif (44): Sopir Bus ALS (Jawa Tengah)

  • Saf (50): Kenek bus (Medan)

  • Maleh (42): Kru bus (Medan)

  • Relodo, Zulkifli, Aldi Sulistiawan, Rani, dan Bela (Anak dari Aldi & Rani).

Baca Juga :  Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Catatan: 6 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam oleh Tim DVI.

Korban Selamat (Dirawat di RSUD Rupit):

  • Jumiatun (35)

  • Ngadiono (44)

  • Muhammad Fahrul Hubaidi (31)

  • M. Fadli bin Ibrahim (30)

Komitmen Polda Sumsel dan Layanan Call Center

Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari bangkai kendaraan yang hangus, tabung gas, mesin motor, hingga barang-barang pribadi milik penumpang.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional. Kami juga terus memfasilitasi keluarga korban selama proses ini berlangsung,” ujar Nandang, Kamis (7/5/2026).

Bagi pihak keluarga yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai proses identifikasi atau data anggota keluarga, Polda Sumsel telah membuka layanan Call Center Posko DVI di nomor: [+62 821-7803-8910] (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE
Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!
Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan
KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara “Halus” Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:18 WIB

Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:37 WIB

76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

Oknum Polisi Viral Merokok Saat Berkendara, Polda Kalsel Turun Tangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:31 WIB

KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:55 WIB

Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Berita Terbaru