Dipercaya Menghapus Dosa Setahun Lalu hingga Tahun Depan, Ini Tata Cara dan Niat Puasa Dzulhijjah

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Niat Puasa Dzulhijjah 9sumber: suara.com)

Ilustrasi Niat Puasa Dzulhijjah 9sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang spesial bagi umat Muslim. Sebab, di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah terdapat amalan sunah yang dianjurkan pada tanggal 1-9 Dzulhijjah.

Dilansir dari NU Online, salah satu amalan sunah yang dianjurkan dalam awal bulan Dzulhijjah yakni berpuasa. Dalam Asnâ al-Mathâlib, Syekh Zakaria al-Anshari (w. 1520 M) menjelaskan, pada tanggal 1 sampai 9 disunahkan untuk umat Muslim berpuasa.

Berpuasa di awal Dzulhijjah memberikan sejumlah keutamaan bagi umat Muslim. Berikut niat serta tata cara untuk menjalankan puasa Dzulhijjah.

Tata Cara dan niat puasa Dzulhijjah

– Niat puasa hari ke 1-7

Untuk waktu pelaksanaan puasa ini, sama seperti puasa pada umumnya. Puasa dilakukan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, dan dilaksanakan selama 9 hari.

Bagi mereka yang mempunyai utang puasa Ramadan juga diperbolehkan untuk meng-qada bersamaan puasa Dzulhijjah. Dilansir dari fatwa Al-Barizi, andaikan puasanya hanya niat qada, maka mendapat pahala keduanya.

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Untuk niat puasa Dzulhijjah dapat membaca bacaan berikut:

“Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ.”
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ.”

– Niat puasa hari ke-8

Adapun niat puasa hari ke-8 dan 9 berbeda. Untuk puasa ke-8 (Tarwiyyah) dapat membaca bacaan berikut.
“Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”

– Niat puasa hari ke-9

“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.”
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”

Keutamaan Puasa Dzulhijjah

Bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa Dzulhijjah, niscaya akan mendapat keutamaan pahala dari Allah SWT. Sejumlah keutamaan menjalankan ibadah puasa Dzulhijjah di antaranya yakni:

1. Pahala berlipat ganda

Mereka yang menjalankan puasa Dzulhijah akan mendapat pahala berlipat ganda setara dengan malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan salat malam setara dengan salat pada malam Lailatul Qadar” (HR At-Trmidzi).

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

2. Penghapusan dosa

Berpuasa Dzulhijjah juga bisa menghapus dosa yang dimiliki. Dikatakan dosa setahun lalu dan tahun depan akan dihapus dengan menjalankan puasa pada 9 Dzulhijjah. Dalam hadis Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” (HR Muslim).

3. Terbebas dari siksa api neraka

Puasa Dzulhijjah juga dipercaya dapat membebaskan seseorang dari siksa api neraka. Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: “Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?” (HR Muslim).

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan
Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis
Pesan Menyejukkan Menag untuk Warga yang Berlebaran Jumat: Tetap Hormati yang Berpuasa
40 Link Twibbon Idul Fitri 1447 H Terbaru: Desain Estetik untuk Story WA dan Instagram
Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!
Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa
Resmi! BAZNAS Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026 Sebesar Rp50.000
Tidur Seharian Saat Puasa Ramadhan, Sah atau Tidak Menurut Fiqih?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:08 WIB

Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:35 WIB

Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis

Jumat, 20 Maret 2026 - 07:01 WIB

Pesan Menyejukkan Menag untuk Warga yang Berlebaran Jumat: Tetap Hormati yang Berpuasa

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:52 WIB

40 Link Twibbon Idul Fitri 1447 H Terbaru: Desain Estetik untuk Story WA dan Instagram

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:52 WIB

Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:29 WIB

Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:10 WIB

Resmi! BAZNAS Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026 Sebesar Rp50.000

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:12 WIB

Tidur Seharian Saat Puasa Ramadhan, Sah atau Tidak Menurut Fiqih?

Berita Terbaru

Wabup Rahmanto Muhidin, saat memimpin rapat koordinasi TPPS tahun 2026 yang digelar di Aula Setda Gedung A Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 Apr 2026 - 21:36 WIB