Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ketupat. (Freepik)

Ilustrasi ketupat. (Freepik)

1TULAH.COM-Ketupat merupakan ikon kuliner yang hampir selalu hadir saat perayaan Idulfitri di Indonesia. Hidangan dari beras yang dibungkus anyaman daun kelapa ini adalah teman sempurna bagi opor ayam, rendang, hingga sambal goreng ati.

Teksturnya yang padat namun lembut menjadikannya pengganti nasi yang sangat dinantikan di hari raya.

Namun, masalah klasik yang sering muncul setiap tahun adalah ketupat yang cepat basi. Baru sehari dimasak, terkadang ketupat sudah berlendir atau beraroma tidak sedap. Masalah ini biasanya bersumber dari teknik memasak yang kurang tepat atau penyimpanan yang salah.

Padahal, dengan teknik yang benar, ketupat bisa bertahan 2 hingga 3 hari pada suhu ruang. Ingin tahu rahasianya? Simak panduan lengkap memasak ketupat agar awet dan tetap pulen berikut ini.

Cara Memasak Ketupat Agar Tahan Lama

1. Pilih Daun Kelapa yang Masih Segar

Langkah pertama dimulai dari pembungkusnya. Gunakan daun kelapa muda (janur) yang berwarna hijau cerah atau kekuningan segar. Daun yang sudah tua atau kering cenderung mudah patah dan lebih rentan terkontaminasi bakteri.

Tips: Jika membeli selongsong jadi, pastikan tidak ada bagian yang berjamur. Cuci bersih selongsong di bawah air mengalir sebelum diisi beras untuk menghilangkan debu.

Baca Juga :  Haji Isam Investasi Rp6,3 Triliun Bangun Smelter Nikel Pertama di Kalsel

2. Gunakan Beras Berkualitas Baik dan Cuci Bersih

Kualitas beras sangat menentukan ketahanan hasil akhir. Pilih beras yang pulen dan masih baru. Kunci utamanya adalah mencuci beras hingga airnya benar-benar jernih. Sisa pati pada beras yang tidak bersih dapat mempercepat proses pembusukan.

  • Porsi Pengisian: Isi selongsong ketupat sekitar 1/2 hingga 2/3 bagian saja. Memberi ruang yang cukup membiarkan beras mengembang sempurna dan matang merata.

3. Masak dengan Waktu yang Cukup (4-5 Jam)

Memasak ketupat tidak boleh terburu-buru. Ketupat idealnya direbus selama 4 hingga 5 jam. Waktu yang lama ini memastikan beras matang sempurna hingga ke inti terdalam, yang berfungsi membunuh bakteri dan menciptakan tekstur kenyal.

  • Pastikan Terendam: Selama perebusan, seluruh bagian ketupat harus terendam air. Jika air berkurang, tambahkan air panas (bukan air dingin) agar suhu tetap stabil.

4. Gunakan Air Rebusan yang Bersih

Gunakan air yang layak konsumsi. Jika selama proses memasak air berubah menjadi terlalu keruh atau kotor, jangan ragu untuk menggantinya dengan air panas baru. Kebersihan air membantu meminimalisir pertumbuhan mikroorganisme penyebab basi.

5. Tiriskan dengan Cara Digantung

Ini adalah langkah yang paling sering terlewatkan. Setelah matang, segera gantung ketupat. Menumpuk ketupat di dalam wadah saat masih basah akan memerangkap uap air dan sisa air rebusan di sela-sela anyaman.

Baca Juga :  Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Menggantung ketupat memungkinkan air menetes keluar secara maksimal dan memberikan sirkulasi udara yang baik. Udara yang mengalir akan mempercepat proses pendinginan dan menjaga permukaan ketupat tetap kering.

6. Simpan di Tempat yang Sejuk dan Kering

Setelah dingin sepenuhnya, simpan ketupat di area yang memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menyimpannya dalam wadah tertutup rapat saat masih hangat karena uap air akan menyebabkan ketupat berlendir.

  • Penyimpanan di Kulkas: Jika ingin tahan lebih dari 3 hari, simpan ketupat di dalam lemari es. Saat ingin menyantapnya kembali, Anda cukup mengukusnya sebentar agar teksturnya kembali lembut dan kenyal.

Memasak ketupat yang tahan lama sebenarnya cukup sederhana asalkan kita memperhatikan detail kebersihan dan ketelatenan dalam proses perebusan.

Mulai dari pemilihan janur yang segar hingga teknik menggantung ketupat, langkah-langkah di atas akan memastikan hidangan Lebaran Anda tetap nikmat hingga beberapa hari ke depan.

Dengan ketupat yang awet, Anda bisa menikmati momen silaturahmi Hari Raya 2026 bersama keluarga tanpa khawatir sajian utama di meja makan cepat rusak. (Sunber:Suara.com)

Berita Terkait

Haji Isam Investasi Rp6,3 Triliun Bangun Smelter Nikel Pertama di Kalsel
Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mess Jetty, Pria Asal Jingah Diduga Akhiri Hidup
Harumkan Nama Daerah, Tim Balogo Barito Timur Sabet Juara di FBIM 2026 Palangka Raya
Negosiasi Alot Berhasil! Pemerintah Pulangkan 9 Relawan Indonesia yang Ditahan Israel
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan
AS dan Iran di Ambang Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Bakal Dibuka Kembali
Prabowo Bentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Single Exporter, Ekonom Khawatirkan Hal Ini
Harapan Ketua Komisi III DPRD di HUT ke-69 Kalteng: Kesejahteraan Nyata Melalui Kartu Huma Betang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:12 WIB

Haji Isam Investasi Rp6,3 Triliun Bangun Smelter Nikel Pertama di Kalsel

Senin, 25 Mei 2026 - 07:53 WIB

Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mess Jetty, Pria Asal Jingah Diduga Akhiri Hidup

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Harumkan Nama Daerah, Tim Balogo Barito Timur Sabet Juara di FBIM 2026 Palangka Raya

Senin, 25 Mei 2026 - 03:55 WIB

Negosiasi Alot Berhasil! Pemerintah Pulangkan 9 Relawan Indonesia yang Ditahan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:40 WIB

AS dan Iran di Ambang Kesepakatan Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Bakal Dibuka Kembali

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:10 WIB

Prabowo Bentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia Jadi Single Exporter, Ekonom Khawatirkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:49 WIB

Harapan Ketua Komisi III DPRD di HUT ke-69 Kalteng: Kesejahteraan Nyata Melalui Kartu Huma Betang

Berita Terbaru

Wabup Rahmanto menyerahkan bantuan di Pondok Pesantren Nailul Authar, Desa Danau Usung, Senin (25/5/2026).

Daerah

Pemkab Murung Raya Salurkan 80 Ekor Sapi Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 15:03 WIB