Prabowo Beri Imbauan, Relawan Manut Tidak Turun ke Jalan

- Jurnalis

Jumat, 19 April 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto saat kampanye (sumber:suara.com)

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto saat kampanye (sumber:suara.com)

1TULAH.COM – Immanuel Ebenezer atau Noel, Ketua Umum Prabowo Mania 08 mengikuti arahan dari Prabowo Subianto agar para pendukung maupun relawannya tidak turun ke jalan, termasuk melakukan aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Noel mengatakan pihaknya merasakan vibrasi yang sangat kuat dari pesan yang disampaikan Prabowo mengenai imbauan untuk tidak turun ke jalan, terkait dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang akan disampaikan dalam waktu dekat.

“Kami, para pendukung, relawan dan seluruh masyarakat yang tegak lurus dengan Prabowo Subianto, menerima dengan penuh cinta dan kasih sayang apa yang menjadi imbauan Bapak Prabowo Subianto dan mematuhinya,” kata Immanuel Ebenezer kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/4/2024).

Noel menilai sikap Prabowo atas imbauannya itu merupakan sikap seorang ksatria dan negarawan dalam menyikapi apa yang terjadi dalam dinamika demokrasi di Indonesia.

“Kontestasi Pilpres 2024 telah terlaksana dengan dinamikanya. Karena itu, kita harus menyikapinya dengan penuh kesadaran kepatuhan kita untuk menghormati keputusan rakyat sebanyak 96,2 juta yang telah memilih Prabowo-Gibran,” kata dia.

Baca Juga :  Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

“Dalam demokrasi kita harus menghargai perbedaan untuk kepentingan rakyat dan bangsa yang lebih besar,” Noel menambahkan.

Sebelumnya, presiden terpilih Prabowo Subiantotelah meminta para pemilih, pendukung ataupun relawan Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi massa di gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia menekankan pentingnya mengutamakan keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia.

“Saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh-sungguh kepada masyarakat Indonesia khususnya 96,2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran, untuk tidak melakukan aksi apapun di depan gedung MK ataupun di tempat-tempat lain demi menjaga kesejukan demokrasi, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” kata Prabowo dalam keterangan video, dikutip Jumat (19/4/2024)

Prabowo mengaku memahami tuduhan yang dilayangkan oleh pihak lainnya. Namun, d sisi lain, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengimbau agar seluruh pendukungnya tetap bersikap sejuk dan damai.

Baca Juga :  Kebijakan Baru Skema PPPK Guru: Bisa Naik Status Penuh Waktu Hingga Berpeluang Jadi PNS

“Kami memahami pendukung Prabowo-Gibran sungguh amat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh, namun kami meminta kepada pendukung pasangan Prabowo-Gibran yang sudah gunakan hak pilihnya untuk selalu waspada dan selalu hati-hati dan tidak terpancing apalagi pihak-pihak yang menimbulkan suasana tidak sejuk dan tidak tentram,” kata Prabowo.

Menteri Pertahanan itu menegaskan menahan diri dan tidak reaktif bukan berarti mempunyai sikap yang lemah. Lebih dari itu, sikap itu untuk lebih mengedepankan kepentingan rakyat dan bangsa. Terlebih dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Saya kembali tegaskan marilah kita tenang, sejuk, menahan diri, mempersilakan institusi-institusi mempersilakan hakim-hakim MK (Mahkamah Konstitusi) menjalankan tugas mulianya dengan kearifan dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat indonesia demi bangsa indonesia yang kita cintai,” kata Prabowo.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru