1TULAH.COM – Dalam Islam, mandi wajib diperlukan untuk membersihkan diri dari hadast besar seperti haid, nifas, atau hubungan suami istri. Setiap Muslim yang mengalami kondisi tersebut disarankan untuk membersihkan diri, terutama sebelum memulai ibadah puasa Ramadan.
Mayoritas ulama dari empat mazhab mengizinkan mandi wajib dilakukan hingga setelah terbit fajar karena tidak mempengaruhi sah atau tidaknya puasa, sesuai dengan hadis yang disampaikan oleh Aisyah RA dan Ummu Salamah RA. Mereka menyebutkan bahwa Nabi Muhammad saw. pernah mandi junub setelah waktu Subuh karena berhubungan suami istri, dan kemudian tetap berpuasa.
Waktu yang paling baik untuk mandi wajib adalah sebelum waktu Subuh, meskipun dapat ditunda hingga setelah terbit fajar. Namun, disarankan untuk segera mandi sebelum Subuh atau sebelum fajar terbit, seperti yang disampaikan oleh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki.
Penulis : Laili R

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)



















