MenPAN RB Sebut Tes PPPK Hanya Formalitas, Netizen: Buat Apa Dibuatkan Tes?

- Jurnalis

Minggu, 17 Maret 2024 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Azwar Anas Sebut Tes PPPK Hanya Formalitas, Tenaga Honorer 100 Persen Dapat NIP: Ini Namanya Titipan  (sumber: suara.com)

Ilustrasi Azwar Anas Sebut Tes PPPK Hanya Formalitas, Tenaga Honorer 100 Persen Dapat NIP: Ini Namanya Titipan (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Beredar di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas berbicara terkait tes PPPK hanya formalitas.

Video tersebut viral usai diunggah oleh akun instagram @ayocpns. Tampak pada video itu Azwar Anas tengah berbicara di sebuah forum.

Dalam video potongan yang viral tersebut, tampak sang menteri tengah berbicara di sebuah acara DPR RI pada komisi II.

Menurutnya, jika tes PPPK tahun 2024 hanya formalitas. Seluruh tenaga honorer yang mengikuti tes dijamin akan mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP).

“Tidak ada yang berbeda pak ketua, data 2,3 juta harus diselesaikan, basisnya adalah di BKN, ini kita tuntaskan,” katanya dikutip Minggu (17/3/2024).

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kerjasama, Pakar Sebut Ada Upaya Kontrol Informasi Top-Down melalui Homeless Media

“Soal tes ini bapak sekalian, ini hanya formalitas, 100 persen mereka di terima. Sekali lagi ini tes ini formalitas untuk mendata ulang. Cuma, bagi daerah yang tidak punya keuangannya dia standby di paruh waktu. Bagi daerah anggaran yang sudah anggaran cukup dia di penuh waktu. Jadi, bagi paruh waktu dan penuh waktu ini pasti dapat NIK,” sambungnya pada potongan video tersebut.

Lantas saja video tersebut mendapatkan sorotan dari netizen.

“Tes formalitas tukin 3 kali lipat wkwk dapet NIP langsung 100% semua tanpa Latsar2an wkwk,” tulis netizen.

“2 hari enak banget yaa cuma formalitas, cpns tes beneran loh,” tulis netizen.

“Buat apa dibuatkan tes kalo akhirnya cuma formalitas?,” tulis netizen.

Baca Juga :  Kebijakan WFH Jumat bagi ASN: Solusi Hemat Pengeluaran hingga Rp400 Ribu per Bulan

Untuk diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) mencatat ada 14 daerah yang belum mengajukan usulan formasi dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024. Dikhawatirkan, akan mengganggu jalannya seleksi akbar abdi negara tahun ini.

“Ada beberapa daerah yang memang belum mengusulkan formasi,” kata Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas.

Anas mengatakan daerah yang belum mengajukan formasi itu salah satunya yakni Pemerintah Provinsi Papua. Khusus untuk Papua, ia mengatakan, tidak mengajukan formasi sebab sebagian daerahnya sudah mengikuti program afirmasi. Afirmasi tersebut merupakan alokasi untuk calon ASN yang berasal dari Papua.

“Sebagian daerahnya telah kami afirmasi untuk ada program afirmasi khusus di beberapa kabupaten kota,” kata dia.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Nyatakan Siap Minta Maaf Langsung
Kabar Penangkapan Syekh Ahmad Al Misry Hoaks, Polri: Posisinya Masih Dilacak!
Dana Fantastis Proyek IKN! Habiskan Rp147 Triliun Namun Jakarta Tetap Ibu Kota
KPK dan Ombudsman Bahas Kolaborasi Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi
KPK Usut Aktivitas Fadia Arafiq Saat jadi Bupati Pekalongan
Heriyus Tekankan Sportivitas dan Semangat Juang Kontingen FBIM
Rakerda TP-PKK Murung Raya Fokus Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Kabar Baik bagi Tenaga Pendidik: DPRD Kalteng Pastikan Rekrutmen Guru ASN dan PPPK Terus Berlanjut
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:14 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Nyatakan Siap Minta Maaf Langsung

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kabar Penangkapan Syekh Ahmad Al Misry Hoaks, Polri: Posisinya Masih Dilacak!

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:52 WIB

Dana Fantastis Proyek IKN! Habiskan Rp147 Triliun Namun Jakarta Tetap Ibu Kota

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:56 WIB

KPK dan Ombudsman Bahas Kolaborasi Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:53 WIB

KPK Usut Aktivitas Fadia Arafiq Saat jadi Bupati Pekalongan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

Heriyus Tekankan Sportivitas dan Semangat Juang Kontingen FBIM

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:36 WIB

Rakerda TP-PKK Murung Raya Fokus Pemberdayaan dan Kesejahteraan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:52 WIB

Kabar Baik bagi Tenaga Pendidik: DPRD Kalteng Pastikan Rekrutmen Guru ASN dan PPPK Terus Berlanjut

Berita Terbaru