Ini Alasan Mahfud MD Tahan Diri Tidak Komentari Pilpres 2024

- Jurnalis

Jumat, 8 Maret 2024 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD (sumber: suara.com)

Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengklaim jika dirinya masih mengamati rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024. Penghitungan tersebut masih berlangsung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hingga 20 Maret mendatang.

“Saat-saat ini saya berkonsentrasi menyimak perkembangan menuju keputusan KPU tentang hasil pilpres sampai ke ujungnya,” ujar Mahfud seperti diberitakan Antara, Kamis (8/3/2024).

Cawapres pasangan dari Ganjar Pranowo ini bahkan sebelumnya mengatakan jika paslon nomor urut 3 telah ada rencana untuk mengajukan gugatan ke MK.

Baca Juga :  Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

“Misalnya, di MK (Mahkamah Konstitusi),” kata Mahfud.

Mantan Ketua MK ini juga mengatakan akan mengawal bagian hukum dari Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo-Mahfud Md secara intens.

Walau demikian, Mahfud MD mengaku tengah menahan diri hingga rekapitulasi suara di Pilpres yang dilakukan KPU RI rampung.

“Akan tetapi, dalam situasi menunggu kepastian hasil pilpres, saya pribadi lebih menahan diri untuk tidak mengomentari banyak hal. Biar tak ditafsirkan macam-macam,” ujar mantan Menkopolhukam itu.

Baca Juga :  Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Lebih lanjut, Ia juga mengakui dirinya belum melakukan aktivitas seperti biasa setelah Pemilu 2024, termasuk belum hadir di kampus tempat biasanya ia mengajar karena keputusan itu.

“Bahkan, saya juga belum hadir ke kampus-kampus di mana saya biasa mengajar atau memberi studium generale,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 menjelasakan rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru