Pria Subang Meninggal, Ini Dampak Sambaran Petir Pada Manusia

- Jurnalis

Minggu, 11 Februari 2024 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petir (sumber: suara.com)

Ilustrasi petir (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Seorang pria bernama Septian Raharaja (34), warga Subang, tewas akibat tersambar petir saat berpartisipasi dalam acara fun football di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Kejadian tragis tersebut terjadi pada Sabtu (10/2/2024) sekitar pukul 10 pagi.

“Pada saat korban melakukan pertandingan di babak kedua antara pertandingan persahabatan antar komunitas atau fun football antara 2flo Kota Bandung vs FBI Subang,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono, Minggu (11/2/2024).

“Cuaca sedang terang tiba-tiba petir menyambar korban,” imbuhnya.

Terlepas dari kejadian tersebut, ketika seseorang tersambar petir, tubuhnya dapat mengalami konsekuensi serius karena eksposur terhadap arus listrik yang kuat. Dr. Jason Persoff, Asisten Direktur Kesiapsiagaan di RS Universitas Colorado di Denver, menjelaskan bahwa insiden tersambar petir dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu positif dan negatif.

Baca Juga :  Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

“Sambaran positif jauh lebih kuat dari keduanya, dan secara umum, jika Anda terkena salah satu dari serangan tersebut, hanya ada satu akibat, yaitu kematian,” ungkap Persoff dikutip dari The Weather Network, Minggu (11/2/2024).

“Di sisi lain, serangan negatif kurang kuat namun masih menimbulkan jumlah sambaran energi yang luar biasa besar,” imbuhnya.

Persoff menambahkan bahwa jantung beroperasi melalui dua sistem, yaitu sistem mekanis dan sistem elektrik. Ketika terjadi tersambar petir, beban listrik yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan jantung, yang pada akhirnya bisa menyebabkan jantung berhenti berfungsi secara tiba-tiba.

“Jantung berhenti begitu saja lalu mengalami pola yang tidak teratur dan kacau yang kita sebut fibrilasi ventrikel. Ini itulah sebabnya orang yang tersambar petir memerlukan kompresi dada berkualitas tinggi segera untuk memulihkan jantungnya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Walaupun ada kemungkinan bagi korban tersambar petir untuk selamat, Persoff menekankan bahwa pasti akan timbul masalah kesehatan. Dia menjelaskan bahwa umumnya, orang yang mengalami kejadian semacam ini bisa mengalami peningkatan risiko katarak secara bertahap dan kemungkinan gangguan pendengaran akibat suara petir.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa korban potensial juga berisiko mengalami kerusakan saraf yang bersifat permanen, yang dapat menghasilkan sensasi kesemutan atau rasa sakit di sepanjang serabut saraf yang terkena dampak.

“Akhirnya orang dapat mengalami apa yang kami sebut ‘Lichtenberg Figure’ di tubuhnya. Ini adalah kapiler kecil yang pecah di sepanjang jalur petir melalui tubuh,” tuturnya.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat
Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan
Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya
Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!
Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8
Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi
Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Rabu, 30 September 2026 - 12:30 WIB

Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi

Rabu, 30 September 2026 - 04:37 WIB

Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Berita Terbaru