Kunker di Murung Raya, Wagub Kalteng Edy Pratowo Bagikan Sembako

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Kalteng H Edy Pratowo saat wawancara dengan wartawan saat Kunker di Murung Raya, Rabu (31/1/2024). (Foto :1tulah.com)

Wagub Kalteng H Edy Pratowo saat wawancara dengan wartawan saat Kunker di Murung Raya, Rabu (31/1/2024). (Foto :1tulah.com)

1tulah.com, Puruk Cahu – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah H Edy Pratowo mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng sangat prihatin yang mendalam atas terjadinya bencana banjir yang menerjang disejumlah lokasi yang tersebar di 6 Kecamatan Kabupaten Mura beberapa waktu lalu dan menyisakan penderitaan bagi warga terdampak.

Hal itu disampaikan Wagub Kalteng saat membuka Pasar Penyeimbang saat menggelar pasar murah serta operasi pasar yang dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Mura, Provinsi Kalteng, Rabu (31/1/2024).

“Kami mendapat informasi bahwa banjir kemarin adalah yang paling parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika dalam penanganannya memang memerlukan dukungan Pemerintah Provinsi, kami akan melakukan langkah-langkah segera melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seperti pembuatan dapur umum, evakuasi warga, pemberian kesehatan, dan lain-lain yang diperlukan support Pemerintah Provinsi,” ujarnya.

Terkait Pasar Penyeimbang, pasar murah dan operasi pasar tersebut digelar dalam rangka menjaga kenaikan harga kebutuhan pokok (sembako) paska banjir melanda, agar harga tetap stabil dan masyarakat Kabupaten Murung Raya bisa mendapatkan barang kebutuhan sembako dengan harga terjangkau dan murah.

Baca Juga :  Gali Inovasi Literasi Digital, Komisi III DPRD Kalteng Kunker ke Perpusda Kota Tangerang

“Hari ini di Kelurahan Beriwit tersedia 2000 paket sembako, besok kegiatan yang sama juga digelar Kecamatan Laung Tuhup (Latup) dan tersedia ribuan paket sembako.” tandas Wagub Kalteng, H Edy Pratowo

Wagub menjelaskan pada Pasar Penyeimbang ini disediakan paket sembako senilai 200 ribu rupiah dan disubsidi Pemerintah Provinsi sebesar 150 ribu rupiah, sehingga masyarakat menebus dengan harga 50 ribu rupiah. “Namun setelah kami diskusi, kami sepakat bahwa 50 ribunya kami subsidi lagi sehingga paket sembakonya gratis untuk masyarakat,” imbuhnya.

Pj Bupati Mura, Hermon menuturkan, keadaan harga pangan di Kabupaten Mura, bergantung dengan keadaan banjir yang mungkin bisa menjadi kendala untuk penyaluran kebutuhan pokok bagi warga terdampak bencana.

“Sehingga kita juga melakukan berbagai upaya dalam menekan laju inflasi di Kabupaten Mura, salah satunya gerakan menanam cabai sebanyak ribuan bibit yang digelar di kecamatan yang tersebar dikabuoayen Mura, lantara cabai termasuk salah satu komoditas penyebab inflasi tinggi di Kabupaten setempat (Mura), degan sistim menyalurkan bibit cabai secara cuma-cuma kepada masyarakat,” sebutnya.

Baca Juga :  Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai

Kondisi negara dibelahan dunia tidak menentu sehingga saat ini mempengaruhi kehidupan bermasyarakat, salah satunya ketersediaan pangan yang menyebabkan kondisi pangan mengalami lonjakan harga.

Acara dan kegiatan ini bermaksud untuk menjaga harga kebutuhan pangan di wilayah Kalteng agar tidak terjadi lonjakan yang mengakibatkan inflasi, dan juga di gelar di Sampit, Katingan, Kapuas dan Pulang Pisau, hari ini di Mura, Insya Allah besok di Muara Teweh, ibukota Kabupaten Barito Utara dan selanjutnya ke Buntok.

Untuk paket sembako pada kegiatan Pasar Penyeimbang di Kabupaten Mura berupa beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, susu 1 kaleng, teh 2 kotak, dan kopi 2 bungkus dan barang lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Perangkat Daerah dan rombongan pemprov Kalteng dan unsur Forkopimda serta undangan lainnya. (*)

Berita Terkait

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:25 WIB

DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru