5.746 KK di Barsel Terima Bantuan Pangan CBP Tahap I, Disalurkan melalui PT Pos

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmat Nuryadin, Asisten II Setda Barsel didampingi Kepala Bulog cabang Buntok dan sejumlah Kepala OPD saat melepas rombongan pendistribusian bantuan pangan CBP tahap I, di Buntok, Selasa (30/1/2024). Foto. Alifansyah/1tulah com

Rahmat Nuryadin, Asisten II Setda Barsel didampingi Kepala Bulog cabang Buntok dan sejumlah Kepala OPD saat melepas rombongan pendistribusian bantuan pangan CBP tahap I, di Buntok, Selasa (30/1/2024). Foto. Alifansyah/1tulah com

1tulah.com, BUNTOK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), menyalurkan program bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahap I kepada 5.746 KK (Kepala Keluarga) penerima manfaat di daerah setempat, Selasa (30/1/2024).

Bertempat di halaman Kantor Perum Badan Urusan Logistok (Bulog) Cabang Buntok, Asisten II Rahmat Nuryadin mewakili Pj. Bupati Barsel didampingi Kepala Bulog Buntok Sutaryo, berserta sejumlah Kepala OPD setempat menyerahkan bantuan pangan secara simbolis kepada masyarakat setempat.

Rahmat menyampaikan, berdasarkan Undang-Undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, pengelolaan cadangan pangan merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan keterjangkauan pangan baik dari aspek fisik maupun ekonomi, dan penyelenggaraan cadangan pangan dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pangan, gejolak harga pangan serta saat keadaan darurat.

“Ini juga sebagai upaya kita dalam menangani stunting dan mengurai kemiskinan ekstrim di daerah kita,” ucapnya kepada wartawan usai menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kebijakan Baru Skema PPPK Guru: Bisa Naik Status Penuh Waktu Hingga Berpeluang Jadi PNS

Ia menuturkan, pemerintah perlu memberikan jaminan atas pangan terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, agar rumah tangga/keluarga mereka selalu memiliki akses terhadap pangan pada harga dan volume yang ideal untuk memenuhi kebutuhan serta kesehatannya.

Salah satu, lanjutnya, upaya pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan akses pangan bagi masyarakat adalah melalui pemberian bantuan pangan yang bersumber dari cadangan pangan pemerintah, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Bantuan ini juga sebagai upaya pemerintah untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting atau gizi buruk, keadaan melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga, serta mengendalikan dampak inflasi di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” tutur Rahmat Nuryadin.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Sementara itu, Sutaryo, Kepala Perum Bulog Buntok mengatakan, Pemkab Barsel menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapenas) di tahun 2024 yang disalurkan melalui Bulog sebagai penyedia beras dan PT. POS sebagai transporter, sebanyak 5.746 KK penerima manfaat yang tersebar di 6 Kecamatan di wilayah Kabupaten setempat.

Ia menambahkan, pemberian bantuan tersebut adalah upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya untuk ketersediaan beras di masyarakat, sekaligus pengendalian dari dampak yang ditimbulkan karena inflasi.

“Dengan adanya bantuan pangan ini, semoga dapat meringankan beban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barsel lebih baik lagi,” kata Sutaryo. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru