Ternyata Ini Maksud Kapolri Jenderal Listyo Soal Estafet Kepemimpinan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Januari 2024 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. (sumber: suara.com)

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri menjelaskan pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait estafet kepemimpinan.

Brigjen Trunoyudo mengatakan maksud pernyataan Kapolri Jenderal Listyo itu merupakan wujud pembangunan di Indonesia yang selalu keberlanjuta. dari satu pemimpin ke pemimpin lain.

Menurutnya, keberlanjutan ini memang sudah dilakukan sejak era presiden pertama Soekarno hingga Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Baca Juga :  Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

“Estafet kepemimpinan tentu harus dilanjutkan siapaun calon pemimpin baru dan apapun program yang dibawanya,” kata Brigjen Trunoyudo kepada awak media, Jumat (12/1/2024).

Di lain sisi, Brigjen Trunoyudo mengungkap bahwa Kapolri Jenderal Listyo telah berkomitmen menjaga netralitas Polri di Pemilu 2024.

Hal ini sebagaimana amanah dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Polri komitmen dalam keamanan penyelenggaraan Pemilu 2024 ini sehingga mewujudkan Pemilu yang aman dan damai tentu juga dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Baca Juga :  Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Brigjen Trunoyudo mengungkap dalam acara perayaan dan ibadah Natal 2023, Kapolri Jenderal Listyo menyampaikan banyak pesan. Terutama hal-hal yang berkaitan dengan nilai persatuan dan kesatuan.

“Kita lihat seluruhnya secara lengkap video tersebut dimana pesan-pesan bapak Kapolri terkait dengan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman kemudian juga terkait cooling system,” ungkapnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun
KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026
DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:21 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 - 21:17 WIB

KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Berita Terbaru

Nasional

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:21 WIB