Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Terkait Hukum Umat Muslim yang Mengucapkan Selamat Natal

- Jurnalis

Jumat, 22 Desember 2023 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustaz Adi Hidayat (sumber: suara.com)

Ustaz Adi Hidayat (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Di Indonesia, hidup berdampingan dengan umat beragama lain menjadi hal yang sangat lumrah. Maka dari itu, tidak jarang saat perayaan hari raya masing-masing agama, seseorang penganut agama lain mengucapkan selamat merayakan sebagai bentuk dari tolerasnsi beragama.

Tetapi, sampai saat ini terkait hukum mengucapkan “Selamat Natal” dalam Islam masih menjadi pertanyaan bagi mayorita muslim.

Dilansir dari video unggahan akun @jejak_salaf di TikTok, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa mengucapkan selamat kepada penganut agama lain merupakan sebuah bentuk pengakuan sehingga hukumnya menjadi haram bagi seorang muslim memberikan selamat kepada hari raya agama lain selain Islam.

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

“Hukum mengucapkan ucapan selamat pada agama lain diluar keyakinan kita, dalam keimanan kita sebagai muslim itu tidak diperkenankan,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Haram hukumnya mengucapkan selamat, misalnya, selama a selamat b yang dalam selamat itu ada unsur pengakuan ada din selain Islam atau agama yang dibenarkan selain Islam itu adalah wilayah keyakinan iman kita,” jelasnya kemudian.

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Dalam unggah yang sama, Ustaz Adi Hidayat mengatkan jika tidak saling mengucapkan selamat kepada umat beragama lain hal tersebut merupakan standar setiap pemeluk agama.

“Sebetulnya sama aja yang bukan Islam pun meyakini kepercayaan dia yang benar jadi sebetulnya itu keyakinan standar setiap pemeluk agama,” ucap Ustaz Adi.

“Itu indah sekali dalam Islam, tidak ada paksaan dalam agama. Kita gak boleh paksa orang tapi kita pun tidak boleh mengikuti keyakinan kita pada keyakinan orang lain,” pungkasnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan
Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis
Pesan Menyejukkan Menag untuk Warga yang Berlebaran Jumat: Tetap Hormati yang Berpuasa
40 Link Twibbon Idul Fitri 1447 H Terbaru: Desain Estetik untuk Story WA dan Instagram
Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!
Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa
Resmi! BAZNAS Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026 Sebesar Rp50.000
Tidur Seharian Saat Puasa Ramadhan, Sah atau Tidak Menurut Fiqih?

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:08 WIB

Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:35 WIB

Makna Mendalam Paskah 2026: Dari Tradisi Rabu Abu hingga Tobat Ekologis

Jumat, 20 Maret 2026 - 07:01 WIB

Pesan Menyejukkan Menag untuk Warga yang Berlebaran Jumat: Tetap Hormati yang Berpuasa

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:52 WIB

40 Link Twibbon Idul Fitri 1447 H Terbaru: Desain Estetik untuk Story WA dan Instagram

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:52 WIB

Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:29 WIB

Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:10 WIB

Resmi! BAZNAS Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026 Sebesar Rp50.000

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:12 WIB

Tidur Seharian Saat Puasa Ramadhan, Sah atau Tidak Menurut Fiqih?

Berita Terbaru

Wabup Rahmanto Muhidin, saat memimpin rapat koordinasi TPPS tahun 2026 yang digelar di Aula Setda Gedung A Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 Apr 2026 - 21:36 WIB