Kabupaten Barsel Wakili Wilayah Timur di Kalteng, Sebagai Sentra Produksi Perkebunan

- Jurnalis

Rabu, 20 Desember 2023 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Barsel, Eddy Purwanto (di atas mimbar) saat berpidato pada acara pembukaan workshop IYB Kabupaten Barsel tahun 2023, bertempat di Aula Kantor Bappeda, Rabu (20/12/2023). 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Sekda Barsel, Eddy Purwanto (di atas mimbar) saat berpidato pada acara pembukaan workshop IYB Kabupaten Barsel tahun 2023, bertempat di Aula Kantor Bappeda, Rabu (20/12/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Salah satu daerah yang berada di wilayah timur Kalimantan Tengah (Kalteng), Kabupaten Barito Selatan (Barsel) ditunjuk sebagai perwakilan sentra produksi perkebunan sebagai daerah uji coba terhadap pendekatan yurisdiksi berkelanjutan.

“Yurisdiksi berkelanjutan ini merupakan langkah awal untuk membangun pemahaman bersama para pihak di daerah ini tentang Indikator Yurisdiksi Berkelanjutan (IYB),” ucap Sekda Barsel, Eddy Purwanto kepada wartawan usai berpidato dalam acara pembukaan workshop IYB Kabupaten Barsel tahun 2023, bertempat di Aula Kantor Bappeda, Rabu (20/12/2023).

Ia menyampaikan, Direktorat Pangan dan Pertanian, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen-PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah melaunching IYB pada 2022 lalu di Bali dalam forum B20, yang dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian acara G20.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan

Sebelumnya, lanjutnya, workshop penjangkauan IYB telah dilaksanakan di Jakarta, dalam agenda tersebut ada 5 Provinsi di Indonesia dengan pusat produksi komoditas perkebunan, salah satunya Provinsi Kalteng, dan Kabupaten Barsel ditunjuk sebagai perwakilan sentra produksi perkebunan di wilayah timur Kalteng.

“Melalui workshop ini diharapkan adanya perumusan rencana tindak lanjut yang dapat bermanfaat untuk pembangunan daerah kita yang berkelanjutan kedepannya,” ujarnya.

Ia menerangkan, IYB adalah alat penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kemajuan kepada dunia dan membantu Kabupaten menyadari manfaat yang datang dari peningkatan komitmen mereka terhadap keberlanjutan itu, melalui pendekatan yurisdiksi berkelanjutan yang mengukur produksi komoditas yang berkelanjutan dan inklusif di tingkat Kabupaten.

“Karena, indikator ini memungkinkan Kabupaten untuk menunjukkan produksi pertanian yang berkelanjutan serta menguatkan perdagangan dan investasi yang berkelanjutan, sehingga dapat mendorong produksi yang berkelanjutan, legal, dan bebas deforestasi,” terang pria yang akrab disapa pak Eddy itu.

Baca Juga :  Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Ia mengatakan, dengan dipilihnya Kabupaten Barsel sebagai sentra perkebunan di wilayah timur Kalteng, pemerintah daerah setempat tentunya sangat mendukung program tersebut, termasuk melaksanakan pendampingan kepada para petani/ kelompok tani untuk mempersiapkan data-data yang akan diperlukan dalam membangun system penilaian indikator terpercaya di tingkat nasional.

“Melalui forum workshop ini, mari kita bersama-sama mendiskusikan langkah-langkah kerja nyata dalam menyelenggarakan uji implementasi IYB dan kegiatan lainnya yang dapat menunjang pembangunan di Kabupaten yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” kata Eddy Purwanto. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Kabut Asap Pekat Hadang Helikopter Chinook Jepang untuk Penanganan Karhutla di Mempawah
Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, 372 Kejadian Berhasil Ditangani
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Pimpin Paripurna Penyerahan Raperda APBD 2027
Momen Sertijab Menkeu: Pidato Singkat Purbaya dan Pesan Apresiasi dari Suahasil
Keretakan Internal Kemenkeu di Balik Copotnya Purbaya Yudhi Sadewa dan Penunjukan Suahasil Nazara
Rekam Jejak Teknokratis Suahasil Nazara, Sosok Pilihan Prabowo untuk Nahkodai Kemenkeu Gantikan Purbaya
Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Usai Soroti Anggaran Rp11 T dan Perombakan Massal Kemenkeu
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Bartim Minta Seluruh Unsur Perkuat Respon Cepat dan Deteksi Dini
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:16 WIB

Kabut Asap Pekat Hadang Helikopter Chinook Jepang untuk Penanganan Karhutla di Mempawah

Selasa, 15 September 2026 - 14:27 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, 372 Kejadian Berhasil Ditangani

Selasa, 15 September 2026 - 14:15 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Pimpin Paripurna Penyerahan Raperda APBD 2027

Selasa, 15 September 2026 - 14:07 WIB

Momen Sertijab Menkeu: Pidato Singkat Purbaya dan Pesan Apresiasi dari Suahasil

Selasa, 15 September 2026 - 12:13 WIB

Keretakan Internal Kemenkeu di Balik Copotnya Purbaya Yudhi Sadewa dan Penunjukan Suahasil Nazara

Senin, 14 September 2026 - 19:38 WIB

Rekam Jejak Teknokratis Suahasil Nazara, Sosok Pilihan Prabowo untuk Nahkodai Kemenkeu Gantikan Purbaya

Senin, 14 September 2026 - 19:29 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Usai Soroti Anggaran Rp11 T dan Perombakan Massal Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 - 12:32 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Bartim Minta Seluruh Unsur Perkuat Respon Cepat dan Deteksi Dini

Berita Terbaru