Dirut RSUD Muara Teweh Curhat dengan Wakil Rakyat Rumitnya Merawat Kebersihan dan Bangunan Fisik

- Jurnalis

Sabtu, 20 Mei 2023 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Muara Teweh, dr Tiur Meida saat menjelaskan kendala pelayanan, kebersihan serta perawatan bangunan fisik di hadapapn wakil rakyat, Selasa (16/5/2023).Foto.Delia/1tulah.com

Direktur RSUD Muara Teweh, dr Tiur Meida saat menjelaskan kendala pelayanan, kebersihan serta perawatan bangunan fisik di hadapapn wakil rakyat, Selasa (16/5/2023).Foto.Delia/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Para wakil rakyat di DPRD Barito Utara lagi-lagi mempertanyakan kebersihan di RSUD Muara Teweh pada rapat dengar pendapat (RDP), Selasa 16 Mei 2023.

Pertanyaan wakil rakyat ini disuarakan dengan masih ramainya laporan dan keluhan masyarakat pada rumah sakit milik pemerintah itu.

Direktur RSUD Muara Teweh, dr Tiur Meida akahirnya curhat, dan membeberkan segala kendala dihadapi. Baik masalah dukungan dana yang kurang, hingga pada besarnya pengeluaran dana untuk biaya perawatan bangunan megah rumah sakit.

“Kalau pasien atau keluarga pasien protes memang sudah sering ke kami. Malah kami sering diancam dilaporkan ke anggota DPRD dan juga bupati. Kami di rumah sakit itu tidak boleh salah harus benar. Apalagi masalah kebersihan,” kata dr Tiur Meida, di hadapan para wakil rakyat.

Dia mengatakan, rumah sakit sebesar dan se megah itu, kebersihannya diurus oleh 38 sampai 40 cleaning service (CS).  gaji mereka pun rata-rata di bawah standar.

“Kami tidak mampu kalau menuruti saran anggota DPRD agar kebersihan diurus pihak ketika. Sebab tawaran dari outsorhusing Rp5miliar setahun. Sementara untuk biaya kebersihan rumah sakit hanya dapat Rp1 miliar dari APBD,” beber Tiur Meida.

Baca Juga :  Launching Car Free Day di Barito Utara, Warga Diajak Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM

Selama ini menurut Tiur Meida menutupi kekurang  harus ditangani sendiri.

Lagi tambahnya, peraturan di buat rumah sakit sering tidak ditaati pengunjung atau keluarga pasien. Menunggu keluarganya sakit bisa satu mobil orangnya.  Belum lagi jika melihat di ruang IGD jadi tempat umum keluar masuk orang. Begitu juga di lorong-lorong di malam hari, pengunjung dan kelaurga pasien duduk bergerombol.

“Sudah kita larang tapi tetap saja. Malah dijawab larangan kita saya lapor bupati atau saya lapor anggota dewan.Itu kendala kami di rumah sakit. Mohon anggota dewan bantu juga kami menjelaskan dan mensosialisasikan ke masyarakat  untuk mematuhi peraturan,” tambahnya.

Ruang ICU juga yang seharusnya tidak boleh dikunjungi dan ditiduri, apa boleh buat  diizinkan. Karena salah sedikit kami, warga langsung update status di medsos, dengan berbagai macam narasi. “Sekarang kami sudah tempatkan satpam di ruang ICU, perlahan terus kami benahi,” ucapnya.

Hal lain diungkapnya, terkait bangunan fisik di RSUD Muara Teweh. Sudah banyak bangunan yang lapuk. Terutama plafon ruangan. “kemarin sudah terjadi plafon di ruang radiologi dan USG ambruk. Selama empat hari tutup layanan dan kami mengelularkan pululan juta untuk perbaikan,” kata Tiur.

Baca Juga :  Raih WTP ke-11, Kinerja Keuangan Pemkab Barito Utara Diapresiasi

Menurutnya, bangunan rumah sakit terlihat megah dan bagus hanya dari luar. Sementara di dalam banyak yang sudah harus diperbaiki. Apalagi di bangunan wing B. “Itu kan belum selesai, akibat rembesan dari atas bangunan kami harus menadah air pakai ember akibat bocor. Wastapel juga banyak tidak ada. kalau toilet dan WC sudah sering kami perbaiki. Intinya terlalu banyak dana terkuras untuk perbaikan bangunan fisik,” tutupnya.

Mendengar curhatan DIrektur RSUD, anggota DPRD Barito Utara, Mustafa Joyo Muchtar, meminta managemen rumah sakit mengganggarkan untuk biaya kebersihanm rumah sakit Rp5 miliar. Pihak dewan akan bantu mengawal persetujuan anggarannya.

“Kami berjanji akan kawal penganggarannya Rp5 miliar. Sedang untuik perbaikan bangunan fisik lain, pihak eksekutif bisa mencatat dan menyampaikannya ke pimpinan. Kita akan suport managemen rumah sakit yangg saat ini terus berbenah dalam segala hal termasuk pelayanan,” kata Mustafa Joyo.(*)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Sri Neni Trianawati: Car Free Day Wujud Komitmen Pemkab untuk Masyarakat
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Bupati Barut Sidak PDAM SPBU Perusda dan RSUD Muara Teweh
Sambut HUT ke-76 Barito Utara, PT SMM Gelar Sunatan Massal di Lemo
Program Ibu Hamil Sehat, PT SMM Ambil Peran Cegah Stunting
DPRD Barito Utara Gelar RDP PETI, WPR Jadi Salah Satu Keputusan
DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Neni Trianawati: Car Free Day Wujud Komitmen Pemkab untuk Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:40 WIB

Bupati Barut Sidak PDAM SPBU Perusda dan RSUD Muara Teweh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:54 WIB

Sambut HUT ke-76 Barito Utara, PT SMM Gelar Sunatan Massal di Lemo

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:48 WIB

Program Ibu Hamil Sehat, PT SMM Ambil Peran Cegah Stunting

Senin, 22 Juni 2026 - 18:50 WIB

DPRD Barito Utara Gelar RDP PETI, WPR Jadi Salah Satu Keputusan

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru