Kirim Paketan Ganja, Pria Asal Jawa Tengah Diringkus, Polisi : Pelaku TO

- Jurnalis

Kamis, 6 April 2023 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daun ganja (Shutterstock).

Ilustrasi daun ganja (Shutterstock).

1tulah.com – Seorang pria berinisial AR (22) asal Pemalang Jawa Tengah ditangkap pihak kepolisian setelah mengirim paket berisi daun ganja seberar 25,3 gram ke kampung halaman di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

AR (22) diketahui merupakan perantauan yang mengadu nasib di Bekasi, Jawa Barat.

Mengutip informasi dari unggahan akun Bekasi24jam–jaringan Suara.com, ganja itu rencananya bakal dihisap oleh AR saat mudik lebaran 2023.

Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska mengatakan bahwa AR ditangkap di Bekasi. Status AR sendiri menurut AKBP Yovan sebelum ditangkap sudah menjadi target operasi (TO) selama Operasi Bersinar Candi pada 2023.

Baca Juga :  Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Menurut keterangan dari AKBP Yovan, kasus ini terkuak setelah adanya laporan masyarakat soal paket yang dikirim AR berisi ganja.

Paket ganja itu rencananya dikirimkan AR ke Desa Mengor, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Dari laporan ini, pihak kepolisian menurut AKBP Yovan langsung menggelar penyelidikan.

Baca Juga :  Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

AKBP Yovan menjelaskan saat melakukan penyelidikan di rumah AR di Desa Mengori pihaknya menemukan barang bukti berupa paket ganja seberat 23,5 gram.

Dari barang bukti, AR kemudian jadi target operasi dan berhasil ditangkap di Bekasi.

“Tersangka AR diamankan ketika sedang berjualan buah nanas di kota Bekasi, Jawa Barat,” ucap AKBP Yovan.

(sumber : suara.com

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru