Antisipasi Gejolak Harga di Awal Ramadhan, Pemkab Kapuas Siapkan Pasar Murah

- Jurnalis

Jumat, 31 Maret 2023 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anita Sumarni, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kapuas. Foto:Istimewa

Anita Sumarni, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kapuas. Foto:Istimewa

1tulah.com, KUALA KAPUAS-Untuk menjaga stabilitas harga menjelang tibanya bulan Suci Ramadhan, Pemkab Kapuas melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kapuas akan menggelar pasar murah Ramadhan 1444 H di lima kecamatan.

Lima kecamatan yaitu Selat, Kapuas Timur, Bataguh, Dadahup dan Kapuas Kuala, dengan total 4.500 paket yang disiapkan. Pelaksanaannya diperkirakan akan dilakukan bulan April 2023 mendatang.

“Kami bagi rata dengan anggaran itu mampunya 4500 paket, jadi kami bagi rata masing-masing kecamatan itu 900 paket,” kata Kepala Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Apendi melalui Kabid Perdagangan Anita Sumarni, Jumat, (31/3/2023).

Baca Juga :  Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Adapun untuk harga tebus murah paketnya hanya Rp 25 ribu perpaket. Harga semula/real satu paket itu Rp100 ribu.

“Jadi disubsidi pemda Rp75 ribu dengan isinya 5Kg beras 2kg gula dan 1 liter minyak goreng,” jelasnya.

Sebelumnya, ungkapnya, pasar murah Ramadhan ini akan dimulai dilaksanakan awalnya di Kecamatan Selat pada Kamis, 30 Maret 2023, tetapi ditunda karena membeludaknya masyarakat yang datang sedangkan paket terbatas.

Baca Juga :  Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran

Sehingga, akan disesuaikan mekanisme pendistribusiannya agar tepat sasaran. “Ke depan akan pakai kupon dengan kriteria yang harus dipenuhi, misalnya lansia, warga kurang mampu. Nantinya, akan didata desa/kelurahan,” ucapnya.

Ia mengharapkan kepada masyarakat agar belanja lah sesuai keperluan, jangan sampai terjadi aksi borong. “Mudah mudahan ke depannya pasar murah bisa berjalan dengan lancar,” ujar Kabid Perdagangan Anita Sumarni. (Adi)

 

 

Berita Terkait

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman
Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran
Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391
Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset
Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:03 WIB

BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator

Berita Terbaru