Legislator ini Kecewa tak Ada Penertiban Harga LPG Bersubsidi oleh Pemkab Barut

- Jurnalis

Senin, 20 Maret 2023 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Tejeri, anggota DPRD Barito Utara. Foto.Nova Eliza Putri/ 1tulah.com

H Tejeri, anggota DPRD Barito Utara. Foto.Nova Eliza Putri/ 1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri mempertanyakan keseriusan Pemerintah Daerah Barito Utara dalam menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG atau Liquefied petroleum gas bersubsidi yang masih mahal di jual di Kota Muara Teweh.

Politisi partai Gerindra Barito Utara ini mengaku kecewa, tindak lanjut Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang hendak melakukan tindakan dan sanksi ternyata tidak dijalankan.

“Buktinya harga masih saja mahal di pasaran. Saya hari minggu kemarin kroscek di jalan sekitaran Pasar Ipu. Ternyata harganya berkisar Rp37.000 per tabung. Barangnya disimpan tidak dipajang, orang tanya dan mau beli baru dikasih,” kata Tajeri, Senin 20 Maret 2023 pagi kepada 1tulah.com.

Dari temuan lapangan ini, lanjut Tajeri, berarti penertiban dan tindakan pemberian sanksi oleh pemerintah daerah melalui tim pemantau, justru tidak ada dilakukan.

Baca Juga :  Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

“Saya sudah meminta kepada pedagang menemui Asisten II yang juga sekretaris tim pemantau segala permasalahan di lapangan, biar tidak di kira fitnah atau rekayasa. Saya yakin semua sudah tahu siapa yang bermain harga menjadi tinggi dan tak sesuai HET. Tapi entah kenapa tidak ada juga penertiban. Bisa kita sebut pemerintah kalah dengan para pelaku yang mempermainkan harga LPG bersubsidi,” terangnya.

Sekarang warga yang bisa menilai, siapa yang diam dan tak mau berbuat mengatasi karut marut LPG bersubsidi di daerah ini.

“Apakah kami anggota dewan yang diam, atau sebaliknya pemerintah yang enggan menerapkan HET yang di buatnya,” tegas Tajeri.

Dia menambahkan, dalma beberapa hari ke depan, ia masih menyelidiki ke sejumlah pedagang lain. Sebab LPG yang beredar banyak di pedagang eceran diduga dipasok bukan dari pengkalan. melainkan dari perantara dagang lain.

Baca Juga :  Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Kegelisahan anggota DPRD Tajeri ini, juga acap kali disampaikan warga melalui media sosial. Malah warga menemukan fakta, sejumlah pangkalan masih menjual LPG bersubsidi di luar harga HET. Kisaran harga dijual per tabung seharga Rp33.000 sampai Rp35.000 per tabung di pangkalan.

Warga juga mendesak Bupati Barito Utara Nadalsyah untuk memimpin langsung penertiban HET LPG bersubsidi.

Asisten II bidang Ekonomi dan pembangunan, H Gazali Montalatua ketika di konfirmasi di beberapa kesempatan hanya menyebut, tunggu tanggal main untuk penertiban.

“Ya tunggu, hari minggu saya operasi cek harga diam- diam,” kata Gazali yang juga menjabat sekretaris Tim Pemantau HET LPG bersubsidi.(*)

 

 

 

Berita Terkait

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan
Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak
Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI
Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Wujud Kepedulian Sosial, PAMA dan PT Suprabari Santuni Anak Yatim serta Dhuafa
Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:39 WIB

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Kamis, 5 November 2026 - 18:33 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, PAMA dan PT Suprabari Santuni Anak Yatim serta Dhuafa

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Berita Terbaru

Pelantikan puluhan pejabat  lingkup pemkab Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Daerah

Stardian Dipercaya Pimpin Dinas PUPR Murung Raya

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:34 WIB

Pelantikan puluhan pejabat  lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Berita

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:38 WIB