1tulah.com, Puruk Cahu – Kanit Binmas Selaku Kapolsek Permata Intan dan Personil Polsek Permata Intan melaksanakan pertemuan dengan Tokoh Agama beserta Tokoh masyarakat Kelurahan Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten Murung Raya, Kalteng.
Dalam Jumat Curhat pihak Polsek ingin mengetahui problem permasalahan, Pungli dan gangguan Kamtibmas lainnya Curhatan aman dan nyaman bersama Polsek Permata Intan.
Dalam pertemuan warga menyampaikan terkait menjelang bulan suci ramadhan nanti akan ada kegiatan masyarakat seperti bargerakan sahur bagaimana pandangan dan masukan dari Polsek Permata Intan.
Terkait gangguan Kamtibmas untuk saat ini masyarakat sangat bersyukur dengan di lakukannya patroli malam oleh Polsek Permata Intan. Sehingga dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas baik Kenakalan Remaja dan lain-lain.
Karena sampai saat ini komunikasi antar pihak Kepolisian sangat membantu untuk mengetahui setiap orang maupun hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas,
Kanit Binmas Polsek Permata Intan mewakili Ipda Catur Iga Akbar menyampaikan sangat berterima Kasih atas apresiasi yang di berikan, terkait kegiatan Jum’at Curhat semoga dengan pertemuan ini bisa terus terjalin Silaturahmi yang lebih erat lagi.
“Terkait kegiatan Kepolisian menjelang bulan Suci Ramadan kami Polsek Permata intan akan meningkatkan Patroli dan himbauan yang di lakukan Oleh Bhabinkamtibmas kepada Masyarakat maupun Pemuda agar bisa bersama-sama Menjaga Keamanan dan Ketertiban di wilayah hukum Polsek Permata Intan,” katanya.
Terkait kegiatan Bergerakan Sahur itu merupakan budaya yang sudah lama ada di Indonesia, layaknya ragam budaya yang dimiliki oleh Indonesia, cara membangunkan sahur pun berbeda-beda di tiap daerah seperti di daerah Kita Kec. Permata Intan kebanyakan nya membawa pengeras Suara untuk membangunkan Sahur kepada masyarakat yang beragama Muslim.
Namun kami dri Polsek Permata Intan akan tetap menghimbau agar nanti dalam pelaksanaannya tetap menjaga ketertiban dan toleransi antar umat beragama yang ada di Kel. Tumbang Lahung sehingga tercipta situasi aman dan Kondusif,” sebutnya. (*)

![Willy Dozan mengaku tak bisa lagi melakukan adegan ekstrem dalam film. Penyebabnya karena dia mengalami pengapuran di kaki. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/willy-dozan-360x200.jpg)





















