Pentingnya Menciptakan Layanan dan Fasilitas Ramah Penyandang Disabilitas

- Jurnalis

Senin, 20 Februari 2023 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penyandang disabilitas tuna rungu Kalteng saat pembentukan PUSBISINDO Kalteng. Foto: Ist/Gerkatin Kalteng

Para penyandang disabilitas tuna rungu Kalteng saat pembentukan PUSBISINDO Kalteng. Foto: Ist/Gerkatin Kalteng

1TULAH.COM-Jumlah penyandang disabilitas di negeri ini terbilang cukup banyak. Realiatas ini tentunya harus direspons oleh para pihak untuk menyediakan layanan dan fasilitas yang ramah bagi penyandang difabel.

Di beberapa instansi pemerintahan, seperti kepolisian, kejaksaan dan pengadilan, layanan ramah bagi penyadang disabilitas sudah mulai mendapatkan perhatian serius.

Dukungan ini tentunya harus terus menerus ditingkatkan. Termasuk di berbagai fasilitas maupun layanan umum, seperti transportasi dan penginapan.

Seiring tumbuhnya minat berwisata di Indonesia, muncul tantangan lain dalam memberikan layanan terbaik bagi semua kalangan wisatawan, termasuk penyandang disabilitas.

Padahal menurut data Kementerian Sosial Republik Indonesia pada tahun 2020, terdapat setidaknya 22,5 juta penyandang difabel di seluruh Indonesia. Salah satu tantangan tersebut adalah berkomunikasi dan mengakses akomodasi yang sesuai terutama bagi penyandang tuli.

Belum lama ini, salah satu pelaku bisnis akomodasi yaitu Bobobox meluncurkan program bertajuk Good Sleep for All, yang menyediakan berbagai fasilitas dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan Teman Tuli.

Baca Juga :  Optimalkan Aset Terbengkalai, DPRD Kalteng Dorong Pemprov Dongkrak PAD Lewat Rumah Dinas Purna Tugas

“Kami percaya setiap orang memiliki hak setara dalam mengakses akomodasi yang nyaman saat berlibur dan beristirahat,” ujar CEO dari Bobobox, Indra Gunawan.

“Oleh karena itu, program ini diluncurkan dengan harapan Teman Tuli dapat mengakses layanan dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya dikutip rilis, Minggu (19/2/2023).

Program tersebut mencakup layanan dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), papan petunjuk visual, sistem lampu isyarat darurat, dan video serta informasi fasilitas hotel berbahasa isyarat.

Hingga saat ini, terdapat tujuh cabang Bobobox yang telah memiliki fasilitas untuk Teman Tuli, yaitu cabang ITC Kuningan, Juanda Jakarta, Kebayoran Baru, Kota Tua, Pancoran, Mega Bekasi dan Tanah Abang.

Indra Gunawan menambahkan, pihaknya juga telah menyelenggarakan pelatihan khusus Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bekerja sama dengan Silang.id, sebuah perusahaan yang membangun teknologi ekosistem bagi Teman Tuli.

Baca Juga :  Kabur Usai Diskriminasi Warga Lokal di Bali, Duo WNA Belanda Resmi Dicekal Imigrasi

“Kami memiliki visi yang sama, yaitu kesetaraan bagi semua. Dalam hal ini penyediaan akses dan kualitas pelayanan akomodasi yang setara dan dapat dinikmati oleh teman Tuli,” jelas Co-founder dari Silang, Bagja Prawira.

Pelatihan BISINDO yang diberikan lmeliputi kemampuan bahasa isyarat dasar, bahasa isyarat seputar layanan hotel, serta pengetahuan mengenai budaya dan etika berkomunikasi dengan Teman Tuli.

Selain memberikan layanan dan fasilitas ramah komunitas tuli, Indra juga mengatakan pihaknya membuka lapangan pekerjaan bagi Teman Tuli. Sebagai langkah awal, ia akan menempatkan Teman Tuli sebagai staf front office di Bobobox cabang Pancoran, Jakarta Selatan.

“Kami memiliki visi untuk menyediakan akomodasi yang nyaman, menyenangkan, aman dan aksesibel bagi seluruh lapisan konsumen,” pungkas Indra. (Sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur
Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!
Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 
Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP
KPK Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah
Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan
DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader
Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:52 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir Berulang, Komisi II DPRD Kalteng Desak PLN Kalselteng Beri Penjelasan Jujur

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dukung Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah, Sudarsono: Demi Pembelajaran Kondusif!

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Persiapan HUT Murung Raya Dimaksimalkan, Hiburan Rakyat Hadirkan Band Ungu 

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Kaesang Masuk Bursa Caleg Jateng V 2029, Berhadapan Langsung dengan Basis PDIP

Senin, 27 Juli 2026 - 22:09 WIB

KPK Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Tahanan Febrie Adriansyah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:08 WIB

Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:59 WIB

DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader

Senin, 27 Juli 2026 - 18:29 WIB

Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani

Berita Terbaru