Ivan Gunawan Bangun Masjid Megah di Uganda, Apa Alasannya?

- Jurnalis

Kamis, 2 Februari 2023 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ivan Gunawan bangun masjid di Uganda. (Foto: PMJ News)

Ivan Gunawan bangun masjid di Uganda. (Foto: PMJ News)

1TULAH.COM –Ivan Gunawan membangun sebuah Masjid di Uganda, Afrika Timur.

Sudah rampung, pada Rabu, 1 Februari 2023 kemarin masjid tersebut diresmikan.

Masjid tersebut diberi nama Masjid Indonesia by Ivan Gunawan. Lantas apa alasannya Ivan membangun Masjid di Uganda?

“Aku orangnya spontan, kemarin lihat postingan teman, Hamzah, dia lagi di Afrika, di sana susah air bersih. Ada postingan juga mereka susah tempat ibadah karena salatnya di bawah ranting, beralaskan rumput dan daun,” ungkap Ivan Gunawan dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

Baca Juga :  Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

“Jadi ya sudah, karena enggak ribet soal izinnya, dan kebetulan mereka ada di sana dan menurut aku mereka sangat amanah,” sambungnya.

Ivan sangat bersyukur pembangunan Masjid tersebut bisa rampung dalam waktu kurang dari satu tahun dan berjalan sangat lancar.

“Alhamdulillah enggak ada kendala sama sekali dari awal sampai akhir, kita update dengan video call dan WhatsApp, jadi alhamdulillah. Nama masjidnya, Masjid Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

“Aku juga mempekerjakan beberapa orang untuk merawat masjid itu jadi ya walaupun kita jauh tapi bisa memberi lapangan kerja untuk memakmurkan masjid,” terang Igun.

“Sebenarnya aku punya mimpi punya masjid wara putih. Nah, kalau di Uganda masjidnya warna warni, ada yang kuning, ada yang hijau, merah, biru, jadi menurut temanku si Hamzah satu-satunya masjid yang warna putih di Uganda cuma Masjid Indonesia,” tandasnya. (Delia Anisya Fitri)

Sumber: PMJ News

Berita Terkait

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Berita Terbaru