Buktikan Proyek Gagal, Komisi II DPRD Kalteng Cek Langsung Proyek Singkong Kemenhan RI di Gumas

- Jurnalis

Kamis, 26 Januari 2023 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II  DPRD Provinsi Kalteng H Achmad Rasyid Agani. Foto: Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalteng H Achmad Rasyid Agani. Foto: Dok/1tulah.com

1tulah.com,PALANGKA RAYA-Proyek penanaman singkong di ribuan hektare lahan di Kabupaten Gunung Mas, Kalteng disebut-sebut gagal total. Sehubungan dengan ini, kalangan anggota Komisi II DPRD Kalteng akan memastikan secara langsung kondisi terkini proyek yang berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI ini.

Kalangan DPRD Kalteng berencana melaksanakan kunjungan kedalam daerah, dengan sasaran melihat langsung kondisi perkebunan singkong di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA), H. Achmad Rasyid, di gedung Dewan, Rabu (25/1/2023).

Menurutnya, Komisi II ingin menggali informasi sekaligus melihat fakta dilapangan terkait isu yang menyatakan bahwa perkebunan Singkong di kawasan Gumas gagal.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

“Besok (Hari ini,red), kita akan melaksanakan pertemuan dengan masyarakat di kantor Kecamatan Sepang dan melihat langsung kelapangan bagaimana kondisi perkebunan singkong yang diisukan gagal,” ucap Rasyid.

Wakil rakyat dari Dapil IV meliputi DAS Barito ini juga mengatakan, perkebunan singkong tersebut tidak bisa dikatakan gagal, sebelum melihat fakta dan kebenarannya di lapangan.

“Kita tidak bisa mengatakan gagal karena belum melihat seperti apa fakta dan kebenarannya di lapangan. Oleh karena itu, Komisi II DPRD Kalteng dari jauh-jauh hari sudah menjadwalkan untuk melaksanakan kunjungan langsung ke lokasi perkebunan singkong di Kabupaten Gumas dan besok (Hari  Kamis,red) kita realisasikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Kendati demikian, Ketua Fraksi Partai Gerindra Kalteng ini menjelaskan, perkebunan singkong di Kabupaten Gumas, tidak termasuk program Food Estate.

Pasalnya, Program Food Estate hanya dicanangkan di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) dengan objek persawahan.

“Kalau dikatakan program pendukung ketahanan pangan memang benar, tetapi apabila dikatakan Food Estate, maka itu hal yang keliru karena pencanangan program Food Estate hanya di Kabupaten Kapuas dan Pulpis dengan objek persawahan serta tanaman padi. Namun pada intinya, hasil kunjungan Komisi II ke areal perkebunan singkong di Gumas akan menjadi objek pembahasan dengan pihak eksekutif khususnya mitra kerja Komisi II,” pungkasnya. (Ingkit)

 

 

Berita Terkait

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!
Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:20 WIB

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Berita Terbaru