Banyaknya Konser di Gelar Tahun Ini Membuat Banyak Yang Mengalami PCD, Apa SIh PCD Itu?

- Jurnalis

Selasa, 20 Desember 2022 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah menonton konser, ada banyak orang yang mengalami PCD atau Post-Concert Depression. Apa penyebabnya? (Foto: Freepik)

Setelah menonton konser, ada banyak orang yang mengalami PCD atau Post-Concert Depression. Apa penyebabnya? (Foto: Freepik)

1TULAH.COM – Tahun ini ada banyak sekali konser yang digelar di Indonesia, salah satunya konser k-pop. Pasalnya selama 2 tahun dilanda pandemi tak ada event bahkan konser digelar selama 2 tahun tersebut.

Lalu, ketika dunia mulai membaik ada banyak sekali konser yang digelar. Minat para penggemar semakin tinggi untuk menonton konser sang idola.

Dengan digelarnya banyak konser di Indonesia membuat para penggemar rindunya terobati.

Namun tahukah? Setelah konser-konser tersebut selesai membuat beberapa diantara mereka mengalami PCD atau Post-Concert Depression.

Baca Juga :  Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang

Lantas, apa sih Post-Concert Depression ini?

PCD atau Post-Concert Depression ini adalah perasaan duka dan kesepian ketika mengingat konser serta merasa tidak bersemangat dalam menjalani kehidupan dan keseharian setelahnya.

Hal tersebut terjadi karena pada saat senang tubuh akan dengan otomatis memproduksi dopamine yang begitu besar hngga menghasilkan energi yang besar pula.

Akan tetapi, ketika konser selesai secara tiba-tiba seseorang dipaksa untuk kembali kekehidupan nyata yang menyebabkan adrenalin menurun secara drastis menjadi pemicu utama seseorang merasa PCD atau Post Concert Depression.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!

Dilansir dari choosingtherapy.com, Post-Concert Depression menjadi hal yanngg harus diwaspadai karena akan berdampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik seseorang dalam jangka waktu yang panjang.

Hal tersebut bisa menyebabkan seseorang merasa frustasi karena perasaan sedih yang berkepanjangan sehingga tidak mampu kembali pada realita kehidupannya sendiri untuk kemudian menjalani aktivitas atau kesehariannya dengan lebih produktif, fisiknya juga tentu akan ikut terganggu karena seiring dengan perasaan sedih menyebabkan menurunnya nafsu makan hingga kelelahan. (Delia Anisya Fitri)

Sumber: suara.com

Berita Terkait

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru