Mau Sukses Jadi Konten Kreator, Simak Kisah dan Tips ala Dokter

- Jurnalis

Jumat, 25 November 2022 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tips menjadi konten kreator. (Foto: freepik)

Tips menjadi konten kreator. (Foto: freepik)

1TULAH.COM – Profesi konten kreator tengah naik daun beberapa tahun belakangan ini. Semakin hebatnya penggunaan smartphone di kalangan masyarakat luas membuat semakin banyak orang berlomba-lomba menciptakan konten digital. Bentuk konten pun beragam, mulai dari tulisan, gambar ilustrasi, foto, rekaman suara, hingga video.

Siapa saja bisa untuk menjadi konten kreator, tak terkecuali seperti contohnya seorang dokter yang bisa fokus membagikan informasi edukatif ke semua orang secara daring.

Contohnya adalah dokter muda bernama dr. Dina Oktaviani M.biomed (AAM). Bergelar master di bidang anti aging, dia merupakan sosok di balik akun @bukandoktercinta di SnackVideo.

Berawal iseng bikin konten selama pandemi Covid-19 dua tahun lalu, kini dia memiliki lebih dari 5,3 juta pengikut. Seluruh videonya pun sudah mendapatkan lebih dari 3,2 juta likes.

“Saya memang jauh lebih dikenal banyak orang dari konten-konten saya di SnackVideo. Dari popularitas itu, pasien saya jadi bertambah dan klinik juga jadi ramai. Para produk kecantikan pun banyak yang minta untuk di-endorse,” ucapnya dalam wawancara di Jakarta, beberapa waktu lalu, dilansir dari siaran pers.

Baca Juga :  Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Lampu Hijau Tim Medis di Brno

Dokter Dina aktif memberikan banyak informasi seputar kesehatan, seperti edukasi seks yang baik untuk pasangan resmi, membongkar mitos-mitos seputar kesehatan, hingga ilmu parenting tentang mengatasi anak yang sedang tantrum. Berkat kontennya, Dokter Dina banjir pemasukan hingga mampu meraup ratusan juta dalam sebulan.

“Mungkin penghasilan dari konten itu sendiri tidak seberapa besar, tapi efek dari keberhasilan konten itulah yang membuat saya berhasil,” katanya.

Dokter Dina pun berbagi beberapa tips sukses menjadi kreator konten. Menurutnya, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

1. Selalu buat konten yang bermanfaat tapi simpel dan menghibur

Bagikan konten-konten positif dan bermanfaat. Konten tak harus dibuat sulit, bahkan masyarakat justru menyukai konten-konten sederhana dan simpel tapi sebenarnya tetap berbobot.

Jangan lupa untuk menggabungkan dengan hiburan supaya jadi menarik. Dokter Dina seringkali menambahkan unsur lagu-lagu berirama semangat atau lagu yang sedang tren dalam kontennya, ditambah dengan aksi jogetnya yang terkadang terlihat malu-malu.

2. Cari referensi bahan yang valid

Meski bahasan kontennya sederhana, Dokter Dina ogah untuk mengambil sembarang referensi. Menurutnya, warganet sekarang sudah sangat cerdas dan mampu mengolah informasi dengan lebih baik dibanding dulu sehingga perlu sebuah rujukan yang valid.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Selama berkonten, Dokter Dina mereferensikan diri pada jurnal-jurnal kesehatan, buku pelajaran di kampus dulu, dan juga dari bahan-bahan yang didapatkannya ketika mengikuti seminar kesehatan.

3. Selalu positive thinking menghadapi komentar

Tidak perlu semua orang menyukai apa yang kita buat. Itulah yang membuat Dokter Dina terus maju dalam berkarya. Jika ada yang kontra dengan apa yang ia unggah, dirinya kerap mengkomunikasikannya dengan santai dan bersahabat. Namun jika perdebatan sudah meluas dan keluar konteks, biasanya dia akan membiarkannya berlalu dan tidak menanggapi lagi.

Di sisi lain, komentar atau respons yang terasa tidak enak, kadang justru sebenarnya dapat menjadi pemicu semangat untuk berkarya lebih bagus lagi. Dengan begitu, sang kreator dapat membuktikan kepada orang-orang bahwa dirinya terus berkembang menjadi lebih baik.
(Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul 3 Tips Sukses Jadi Content Creator, Bikin Konten Simpel tapi Menghibur.

Berita Terkait

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru