Menu

Mode Gelap

Berita ยท 23 Nov 2022 06:41 WIB

Belum Dilengkapi Juknis, Pendelegasian Perizinan Sektor Pertambangan ke Daerah


 Ketua Komisi II  DPRD Provinsi Kalteng H Achmad Rasyid Agani  mendesak pemerintah pusat menerbitkan Juknis terkait pendelegasian perizinan sektor pertambangan ke daerah, Selasa (22/11/2022). Foto: Dok/1tulah.com Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalteng H Achmad Rasyid Agani mendesak pemerintah pusat menerbitkan Juknis terkait pendelegasian perizinan sektor pertambangan ke daerah, Selasa (22/11/2022). Foto: Dok/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Proses penerbitan perizinan sektor pertambangan oleh pemerintah daerah, belum bisa terlaksana, meskipun dalam hal ini sudah ada Perpres nomor 55 tahun 2022, tentang pendelegasian pemberian perizinan berusaha, di bidang pertambangan mineral dan batubara ke daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mendesak pemerintah pusat agar dapat memperjelas Perpres nomor 55 tahun 2022, tentang pendelegasian pemberian perizinan berusaha, di bidang pertambangan mineral dan batubara ke daerah.

Rasyid mengatakan, belum jelasnya perpres tersebut, terutama mengenai pentunjuk teknis (juknis) dan mekanisme pelaksanaannya membuat Perpres nomor 55 tahun 2022 itu, tidak dapat dimaksimalkan sebagaimana mestinya oleh pemda.

“Realisasi perpres ini masih belum ada kejelasan, sehingga banyak masyarakat khususnya pengusaha di Kalteng yang merasa kebingungan saat ingin mengurus perizinan pertambangan non-mineral,” kata Achmad Rasyid kepada 1tulah.com, Selasa (22/11/2022).

“Jadi kami mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM supaya segera mengeluarkan juknis terhadap realisasi Perpres 55 tahun 2022 tersebut, agar bisa dijalankan sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Pada dasarnya Perpres Nomor 55 tahun 2022 memberikan ruang bagi pemerintah daerah, untuk mengeluarkan sertifikat standar dan izin, khususnya menyangkut tentang pengembalian izin pertambangan non-mineral yang sebelumnya kewenangan ada di pusat.

Selain itu, lanjutnya, adanya peraturan tersebut memberikan peluang besar bagi pemda untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan mineral dan batubara.

Akan tetapi dengan tidak jelasnya kewenangan, Perpres 55 tahun 2022 justru dapat mengakibatkan kesulitan bagi daerah.

Padahal dengan perpres dimaksud daerah juga diberikan kewenangan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan kepada perizinan berusaha yang didelegasikan secara efektif dan efesien, serta pembinaan dan pengawasan kepada perijinan berusaha yang didelegasikan dapat meningkatkan pendapatan melalui opsen pajak atas produksi Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

“Kami harap juknis terhadap realisasi perpres ini bisa segera dikeluarkan. Karena jika dibiarkan seperti ini jelas akan mengganggu pelaksanaan pembangunan di daerah. Jangan sampai nanti malah ada anggapan bahwa pemerintah pusat sepertinya enggan bahkan terkesan setengah hati untuk memberikan sedikit kewenangan kepada daerah,” tegasnya. (Ingkit)

 

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua Caretaker DAD Barito Utara Audensi dengan Asisten dua Mewakili Bupati dan Kapolres Barut

3 Desember 2022 - 08:46 WIB

Ketua Caretaker DAD Barito Utara bersama pengurus lain, saat audensi dengan Asisten II, Rahmat MUratni dan dengan Kapolres Barut AKBP Gede Pasek Muliadnyana, Jumat (04/12/2022). Foto. Dellia Anisya Fitri/1tulah.com

Kabar Baik! Kompetisi Liga 1 Digulir 5 Desember

3 Desember 2022 - 08:39 WIB

Ilustrasi pertandingan Liga 1 2022/2023. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]

Berperan Dalam Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Barut Dukung Rencana Aksi Pokja Posyandu

3 Desember 2022 - 08:38 WIB

Rp 1,794 Triliun, Pemkab Barut Terima Transferan Dana Provinsi Tahun Anggaran 2023

3 Desember 2022 - 08:30 WIB

Jokowi Buka Kembali Peluang Investor Masuk ke IKN, Setelah Kawasan 1A, Giliran Kawasan 1B dan 1C yang Ditawarkan

3 Desember 2022 - 07:48 WIB

Hasil Piala Dunia Grup G : Brasil dan Swiss ke Babak 16 Besar

3 Desember 2022 - 07:12 WIB

Para pemain Timnas Brasil memberikan aplaus pada suporter usai laga Piala Dunia 2022 kontra Kamerun di Stadion Lusail, Qatar, Sabtu (3/12/2022) dini hari WIB. [NELSON ALMEIDA / AFP]
Trending di Berita