Anak Buah Ferdy Sambo Bongkar Para Penembak Brigadir J

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2022 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Buah Ferdy Sambo Bongkar Para Penembak Brigadir J

Anak Buah Ferdy Sambo Bongkar Para Penembak Brigadir J

1TULAH.COM- Kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J kini masih bergulir di persidangan dengan lima terdakwa yang terlibat langsung dan sejumlah lainnya didakwa melakukan penghalangan penyidikan.

Dalam deretan terdakwa yang disidangkan, pengadilan juga menghadirkan banyak saksi, baik yang terlibat langsung maupun saksi lain yang dinilai ada kaitannya dalam kasus tersebut.

Satu di antara saksi yang dihadirkan di persidangan adalah Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit.

Dalam kesaksiannya, Ridwan Soplanit mengatakan jika Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada 8 Juli 2022.

Ungkapan itu memperkuat saksi lainnya yang juga mengatakan hal sama, yakni Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.

Kesaksian Ridwan Soplanit di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 21 November 2022, cukup jadis sorotan.

Awal mulanya, Ridwan Soplanit mengaku mendapat informasi tentang tembak menembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Ridwan Soplanit menjelaskan apa yang menjadi cerita dari Ferdy Sambo mengenai peristiwa yang terjadi di Duren Tiga ialah tembak menembak.

“Disuguhi seperti yang kamu ceritakan bahwa terjadi tembak menembak antara Eliezer dengan Yosua, seperti yang kamu lakukan tadi,” kata majelis hakim bertanya pada Ridwan Soplanit.

Baca Juga :  Hadiri Sosialisasi KHBS, Heriyus Tegaskan Dukungan Program Pemprov Kalteng

“Sampai berapa lama cerita itu ada di benakmu?” tanya majelis hakim.

Kemudian Ridwan Soplanit menjawab jika dirinya masih percaya dengan cerita Ferdy Sambo soal baku tembak.

Hal yang membuatnya membuang pikiran cerita tembak menembak adalah tentang temuan di TKP Duren Tiga.

“Sampai dengan perjalanan proses pemeriksaan itu (TKP Duren Tiga), sampai di Polda Metro juga masih sama. Sampai di Bareskrim masih sama,” jawab Ridwan.

Dari sana hakim menanyakan, apakah saat ini masih percaya pada cerita atau kronologis tembak menembak yang dibuat Ferdy Sambi.

“Nah sekarang cerita itu benar atau enggak?” kata hakim lagi bertanya pada Ridwan Soplanit.

“Tidak benar Yang Mulia,” kata Ridwan.

Majelis hakim bertanya kembali pada Ridwan Soplanit mengenai peristiwa apa yang sebenarnya terjadi di Duren Tiga.

Ridwan Soplanit lantas menceritakan jika yang terjadi di Duren Tiga bukan peristiwa tembak menembak.

Baca Juga :  Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tetap Imbas Konflik Timur Tengah

“Yang benar yang mana menurut kamu (Ridwan Soplanit)?” kata majelis hakim bertanya dengan suara tegas.

“Yang kami ikuti saat ini, yang masih kami ikuti,” kata Ridwan Soplanit.

“Bahwa memang terjadi, bukannya terjadi peristiwa tembak menembak, tapi peristiwa…,” kata Ridwan Soplanit yang terjeda kesaksiannya.

Hakim lantas mengatakan Ridwan Soplanit tidak takut dan sungkan untung mengungkap semuanya.

“Kamu (Ridwan Soplanit) enggak usah sungkan,” kata hakim.

“Peristiwa menembak. Yosua (Brigadir J) ditembak, seperti itu,” kata Ridwan Soplanit menjawab pertanyaan hakim.

Di sana majelis hakim lantas menanyakan siapa saja yang menembak Brigadir J hingga menyebabkan kematian.

Ridwan Soplanit lagi-lagi mengatakan hal yang di luar dugaan. Dia mengatakan jika yang menembak bukan hanya Bharada E.

“Oleh siapa (Brigadir J ditembak)?” kata hakim bertanya pada Ridwan Soplanit.

“Oleh Bharada E Yang Mulia, dan FS (terdakwa Ferdy Sambo),” kata Ridwan.

“Oleh Bharada E dan FS (Ferdy Sambo)?” kata hakim bertanya lagi.

“Iya betul,” kata Ridwan Soplanit. (suara.com)

Berita Terkait

Drama Sidang Korupsi TIK: Eks Direktur SMP Ngaku “Dijebak” Instruksi Lisan Nadiem Makarim
Evaluasi Program Dispora, Komisi III DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan
Polri Musnahkan 47,5 Kg Sabu dan 101 Ribu Butir Happy Five
Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja
Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026
Hasil Pertemuan Presiden Prabowo & Ulama: Indonesia Tetap Bertahan di Board of Peace
Misi Kemanusiaan Gaza 2026: Chiki Fawzi Siap Tembus Blokade Lewat Jalur Laut di Tengah Ketegangan Global

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:29 WIB

Drama Sidang Korupsi TIK: Eks Direktur SMP Ngaku “Dijebak” Instruksi Lisan Nadiem Makarim

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:04 WIB

Evaluasi Program Dispora, Komisi III DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:54 WIB

Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:49 WIB

Polri Musnahkan 47,5 Kg Sabu dan 101 Ribu Butir Happy Five

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:02 WIB

Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:04 WIB

Hasil Pertemuan Presiden Prabowo & Ulama: Indonesia Tetap Bertahan di Board of Peace

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:07 WIB

Misi Kemanusiaan Gaza 2026: Chiki Fawzi Siap Tembus Blokade Lewat Jalur Laut di Tengah Ketegangan Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:31 WIB

Hadiri Sosialisasi KHBS, Heriyus Tegaskan Dukungan Program Pemprov Kalteng

Berita Terbaru

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polri Musnahkan 47,5 Kg Sabu dan 101 Ribu Butir Happy Five

Jumat, 6 Mar 2026 - 14:49 WIB