Dampak Gempa yang Mengguncang Cianjur, 366 Ribu Listrik Terputus

- Jurnalis

Senin, 21 November 2022 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak gempa yang mengguncang Kabupaten Cianjur, mengakibatkan 366 listrik terputus. (HO/Kariadil Harefa/suara.com)

Dampak gempa yang mengguncang Kabupaten Cianjur, mengakibatkan 366 listrik terputus. (HO/Kariadil Harefa/suara.com)

1TULAH.COM – Dampak gempa bumi yang mengguncang Cianjur pada 21 November 2022, PT. PLN Persero mencatat ada sebanyak 366 ribu listrik di Cianjur, Jawa Barat padam.

“366.675 listrik pelanggan padam, dan 21 penyaluran pelanggan dan sebanyak 1.957 gardu distribusi,” ungkap Manajer PLN UP3 Cianjur Muhammad Hermansyah, kepada jurnalis.

Sampai pukul 17.23 WIB, Senin, 21 November 2022. PLN masih mencatat aset jaringan ketenagalistrikan yang terdampak gempa bumi Cianjur.

Baca Juga :  Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Muhammad Hermansyah mengungkapkan, kalau teknisi PT PLN Persero sudah menyebar melakukan pendataan untuk perbaikan jaringan yang terdampak.

PLN berharap dnegan pelanggan dan atau masyarakat di Cianjur, Jawa Barat untuk mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker atau MCB pada kwh meter.

Baca Juga :  Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya

Sebelumnya, BMKG merilis telah terjadi gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter itu mengguncang Kabupate Cianjur, Jawa Barat, Senin, 21 November 2022 pada pukul 13.21 WIB. Ada banyak rummah warga yang roboh termasu kendaraan warga yang tertimpa pohon.

Getaran gempa bumi ini juga terasa hingga Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Depok.

 

(Sumber: suara.com)

Berita Terkait

Polisi Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan ke Santri
KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim
3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2
Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa
KPK Tetapkan Silmy sebagai Tersangka Pemerasan Izin Tinggal WNA
Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli
Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:27 WIB

Polisi Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan ke Santri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:42 WIB

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:34 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:43 WIB

Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Sita Barang Mewah dari Rumah Tersangka Silmy Karim

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:25 WIB