Hingga Agustus 2022, Disnakertrans Barsel Terbitkan 1244 Kartu Kuning

- Jurnalis

Jumat, 30 September 2022 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Esni Yulita, Kepala Seksi (Kasi) Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja di Disnakertrans Barsel. 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Esni Yulita, Kepala Seksi (Kasi) Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja di Disnakertrans Barsel. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), telah mencetak dan mengeluarkan kartu kuning atau AK1 untuk para Pencari Kerja (Pencaker) hingga bulan Agustus 2022 sebanyak 1244 orang.

“Jumlah tersebut terhitung sejak bulan Januari 2022,” ucap Teguh Budi Leiden Kepala Disnakertrans Barsel melalui Esni Yulita Kasi Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja kepada 1tulah.com di Buntok, Jumat (30/9/2022).

Ia mengatakan, data tersebut sudah dipilah untuk masing-masing Kecamatan di Kabupaten Barsel, dan sudah sesuai dengan kriteria pendidikan Pencaker saat ingin membuat kartu kuning.

“Untuk data yang terkumpul saat ini kebanyakan dari lulusan SMA sederajat yaitu laki-laki 1015 orang dan perempuan 229 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Manuver Hukum Eks Jampidsus Riskan Alihkan Perhatian Publik dari Substansi Perkara

Ia melanjutkan, untuk jumlah pencaker terbanyak dari Kecamatan Dusun Selatan 487 orang dan yang sedikit dari Kecamatan jenamas 59 orang sedangkan sisanya dari Kecamatan Dusun Utara ada 141 orang, Dusun Hilir 148 orang dan Kecamatan Karau kuala 129 org serta Gunung Bintang Awai 280 orang.

Ia menuturkan, terkait Pencaker yang sudah mengikuti rekrutmen di perusahaan-perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan dimana saja.

Dalam hal ini, lanjutnya, pihaknya terkendala untuk mencari data-data tersebut untuk menghitung jumlah Pencaker yang sudah diterima kerja.

“Karena kendala yang kami alami, terkadang Pencaker yang sudah mendapatkan pekerjaan tidak melapor, dan tidak mengembalikan kartu tersebut, sebab kami setiap bulannya harus membuat bahan laporan untuk disampaikan ke Kementrian Ketenagakerjaan tentang jumlah pencaker yang sudah bekerja di daerah ini,” ungkap wanita anggun berhijab ini.

Baca Juga :  Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Ia juga mengimbau kepada setiap perusahaan yang membuka rekrutmen dan juga kepada Pencaker agar bisa bekerja sama dengan intasi terkait demi kelengkapan data di Disnakertrans Barsel.

Ia juga menyampaikan, apabila ada Pencaker yang ingin membuat kartu kuning dan kebetulan KTPnya di daerah lain tapi menetap di Kabupaten Barsel yang bersangkutan tetap bisa membuat kartu kuning di daerah dimana ia tinggal.

“Karena saat ini membuat kartu kuning sudah bisa lewat online, dimanapun kita berada,” kata Esni Yulita. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!
Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru