Tragis, Polisi di Lampung Tengah Tewas di Tembak Rekannya Sendiri

- Jurnalis

Senin, 5 September 2022 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penembakan (foto : suara.com)

Ilustrasi penembakan (foto : suara.com)

1TULAH.COMPolisi tembak polisi kembali terjadi, kali ini di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Korban Aipda Ahmad Karnain meninggal dunia di depan rumahnya, di kawasan Rantau Jaya, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, diduga ditembak rekannya sesama polisi berpangkat Aipda berinisial RH, pada Minggu malam 3 September 2022.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan pada Senin (5/9/2022), penembakan yang dilakukan Aipda RH karena masalah pribadi.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad dalam keterangan resminya kepada awak media menyatakan, pelaku penembakan terhadap Aipda Ahmad Karnain adalah sesama anggota Polri yang bertugas di bagian Provost, sementara korban bertugas di bagian Linmas Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah.

Baca Juga :  Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

“Kami sedang kumpulkan data dan keterangan, motif sementara penembakan diduga terkait masalah pribadi,” ungkap Pandra seraya mengatakan akan menjelaskannya dalam jumpa pers di Polres Lampung Tengah melansir suara.com.

Sebelumnya Personel polisi di Lampung Tengah dikabarkan meninggal dunia diduga akibat luka tembak. Ia adalah Aipda Ahmad Karnain, personel Polsek Way Pengubuan, yang juga berdinas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Putra Lempuyang

Dari informasi yang dikumpulkan pada Senin (5/9/2022), Kapolsek Way Pengubuan AKP M. Ali Mansyur membenarkan peristiwa yang dialami anggotanya itu. Menurut Ali, korban sudah berada di rumah sakit.

Baca Juga :  Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Namun ia belum bisa memberikan informasi terkait penyebab korban meninggal dunia, meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Gunung Sugih, Lampung Tengah

Menurut Ali, peristiwa itu (kematian anggota polsek Way Pengubuan) masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan, kami belum mengetahui pasti penyebabnya,” ungkap Ali pada awak media yang dikutip pada Senin 5 September 2022 pagi. (suara.com).

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Pilih Batalkan Pekerjaan Demi Keselamatan. Instagram @
haykalkamil

Entertainment

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB

Plt Sekda Seruyan, dr. Bacrun Abbas, bersama OPD terkait saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Senin (7/9).

Seruyan

Indeks Perkembangan Harga di Seruyan Berstatus Naik

Senin, 7 Sep 2026 - 15:58 WIB