Penerapan Kurikulum Merdeka di Dunia Pendidikan, Ini Tanggapan Legislator Kalteng

- Jurnalis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, Heri Santoso .Foto.Ingkit/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng, Heri Santoso .Foto.Ingkit/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Saat ini pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi tengah intensif menyosialisasikan penerapan kurikulum meredeka di setiap jenjang pendidikan.

Kurikulum baru ini disebutkan akan menggantikan kurikulum K-13 yang selama beberapa tahun ini menjadi panduan menggajar- belajar para guru dan siswa.

Anggota DPRD Kalteng, Heri Santoso mengatakan penerapan kurikulum pendidikan baru oleh pemerintah harus melalui pertimbangan agar dapat diikuti secara optimal peserta didik disatuan pendidikan.

Selain itu juga supaya mudah diterapkan oleh tenaga pendidik atau guru yang mengajar, sehingga didalam prosesnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Karena, hal yang dikhawatirkan yaitu tanpa adanya pertimbangan maka akan berdampak pada pelaksanaan pembelajaran disatuan pendidikan.

Baca Juga :  Pertemuan Tertutup Megawati Institute: Soroti Etika Publik dan Demokrasi Sehat

“Dalam menerapkan kurikulum baru harus memang benar-benar dikaji secara mendalam, jangan kesannya coba-coba. Karena, percuma ada kurikulum baru namun selama pelaksanaannya tidak optimal, ini yang perlu diantisipasi,”kata Anggota DPRD Kalteng, Heri Santoso kepada 1tulah.com, Selasa (9/8/2022).

Ia memahami, perkembangan zaman di era digitalisasi saat ini menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah untuk berinovasi dalam upaya meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan salah satunya melalui kurikulum baru.

Akan tetapi, lanjutnya, pertimbangan juga perlu agar peserta didik bisa beradaptasi dengan pelaksanaan pendidikan berbasis kurikulum baru tersebut.

Ditambahkannya, pada dasarnya tidak semua peserta didik mampu langsung beradaptasi dengan kurikulum baru yang akan diterapkan, oleh karenanya hal ini sangat penting untuk dipertimbangkan, karena jangan sampai terkesan memaksakan kehendak dan pada akhirnya harus merevisi kembali kurikulum baru itu.

Baca Juga :  Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?

Ia menyarankan, ada baiknya pemerintah supaya dapat memaksimalkan satu kurikulum pendidikan saja, namun efektif, sebab percuma banyak kurikulum tapi dalam pelaksanaannya tidak efektif dan justru pada akhirnya membuat bingung peserta didik maupun tenaga pendidik atau guru memilih yang mana yang harus diterapkan.

“Kita menyarankan lebih baik fokus saja terhadap satu kurikulum agar didalam penerapannya bisa optimal. Apabila memang dirasa kurikulumnya tertinggal dengan perkembangan zaman kurikulum itu jangan diganti, tapi hanya perlu direvisi atau ditambah apa yang menurut penting untuk meningkatkan mutu maupun kualitas pendidikan diera sekarang,” tandasnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Sri Neni Trianawati: Car Free Day Wujud Komitmen Pemkab untuk Masyarakat
Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Neni Trianawati: Car Free Day Wujud Komitmen Pemkab untuk Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terbaru