1TULAH.COM – Anggota DPRD H Tajeri melaksanakan reses di Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara (Barut).
Dalam reses tersebut dihadiri oleh Camat Teweh Tengah Jati Prayogo, Lurah Melayu, Lurah Lanjas, Ketua RT Lanjas, Ketua RT Melayu, tokoh agama, dan juga tokoh masyarakat serta undangan lainnya, rese tersebut dilaksanakan di aula serbaguna Barakati Jalan Pramuka, pada Jum’at, 5 Agustus 2022.
Reses yang diadakan oleh anggota DPRD Dapil I Kecamatan Teweh Tengah ini dilaksanakan untuk menampung keinginan masyarakat, dimana pada saat terjadinya pandemi COVID-19 banyak keinginan serta harapan masyarakat yang belum terwujud oleh pemerintah daerah.
“Banyak mendapat antusia terkhusus dari Ketua RT. Karena yang di undang adalah Ketua RT, Lurah dan Camat,” ucap H Tajeri.
H Tajeri selaku Anggota DPRD Barito Utara wilayah pemilihan dapil I dari Partai Gerindra saat mengadakan reses mengatakan, dari permintaan Lurah Lanjas juga beberapa Ketua RT meminta reses ini di adakan di ibu kota kecamatan.
“Kenapa reses biasanya dilaksanakan di tempat-tempat atau desa yang jauh dari Muara Teweh, tidak ada ketentuan dan tergantung pada orang per orang, dan insya Allah reses ke dua dan seterusnya akan kita laksanakan di ibu kota,” ungkapnya.
Dijelaskannya, reses yang dilaksanakan ini diadakan oleh orang per orang dan tidak dilaksanakan perkelompok walaupun di dapil I ini ada 9 (sembilan) orang anggota DPRD. “Kita masing-masing melaksanakan itu,” ujar H Tajeri.
Tujuan utama dari diadakannya reses ini adalah untuk menampung dan mewadahi keinginan dari pada masyarakat. “Intinya dari reses ini artinya kami menampung semua aspirasi yang ada di masyarakat, terkhusus masyarakat Barito I, Dapil I. Karena saya kebetulan perwakilan dapil Barito I,” ujarnya lagi.
H Tajeri menegaskan, anggota DPRD bukannya terhormat, kami berdiri disini karena di beri tugas di DPRD itu sebagai wakil dari masyarakat.
“Jadi tidak ada yang merasa di DPRD itu hebat, tidak, justru itu keliru, jadi kami ini wakil, pesuruh. Kalau tidak mau jadi pesuruh jangan mau jadi wakil rakyat, karena di pilih oleh rakyat, dan ini adalah amanah, kalau tidak di jalankan ya, konsekwensinya kalau tidak di dunia mungkin di akhirat,” papar H Tajeri.
Banyak hal yang sudah kita dengarkan, keinginan, harapan dan bahkan sudah ada yang 2 sampai 3 tahun keinginan tersebut tidak ada wujudkan, namun dalam hal ini kami sampaikan, kenapa hal ini tidak terwujud karena keterbatasan dana tadi, disebabkan adanya pandemi COVID-19.
“Harapan kita, mudah-mudahan dan syukur di tahun 2022 ini diperubahan nanti, usulan-usulan sebagian dari masyarakat terkhusus usulan prioritas biasa kita akomodir,” tukasnya.
Sebagai contoh yang menurut kita yang sangat penting adalah jembatan di Desa Lemo I. Memang pada tahun 2020 sudah ok waktu itu dan dana sudah di siapkan, akan tetapi saat pandemi COVID-19 melanda dan sempat Bupati memanggil bagaimana mengatasi masalah itu. Mudah-mudahan di tahun 2023 jika anggaran cukup besar mungkin kita laksanaan tetapi jika anggarannya kecil mungkin harapan kita di perubahan ini di realisasikan,“ paparnya H Tajeri.
Kemudia, dengan adanya reses ini, lalu di tindak lanjuti di reses masa sidang ke tiga akhir pada bulan November-Desember. “Dan yang paling penting adalah di masa reses ke dua ini, karena berkaitan dengan pembahasan ABPD Tahun 2023,” paparnya.



![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)



















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


