Warga Sikui Geger, Jasad Lelaki Ditemukan Tewas Gantung Diri

- Jurnalis

Selasa, 28 Juni 2022 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, ditemukan gantung diri. Foto.NET

Foto ilustrasi warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, ditemukan gantung diri. Foto.NET

1TULAH.COM, MUARA TEWEHWarga Desa Sikui geger, teriakan seorang perempuan di pagi buta, Selasa (28/6/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Wanita itu berteriak minta tolong melihat sang suami bernama Ajianto alias Iwe (41) tewas gantung diri di dalam rumah.

Warga langsung Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, tepatnya di Gang Hidyah 1 Rt 04 lalu melapor ke Pj Kades Sikui  Nor Miladiyah dan meneruskan laporan ke polisi.

Hingga berita ini tayang belum diketahui penyebab pria kelahiran Lampeong ini nekat gantung diri. terkait kabar ini, foto korban ramai beredar di jejaring percakapan group whatApps.

Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliyadyana melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Satiyo Budiarjo membenarkan telah ditemukannya seorang warga Desa Sikui, Gg Hidayah 1 Rt. 04 ditemukan gantung diri, Selasa pagi.

Penuturan istri korban bernama Sulistiana Puspitaningsih asal Ngawi, Jawa Timur, kata AKP wahyu, malam itu, istrinya tidur sendiri di rumah. Sekira pukul 02.00 WIB, korban baru pulang ke rumah.

Baca Juga :  PT Suprabari Mapanindo Mineral Dukung Akses Pendidikan, Salurkan Bantuan Sarana Prasarana ke SDN 3 Teluk Lihat

Istri menanyakan HP miliknya ke sang suami, lalu dijawab handphone digadaikan dengan temannya.

“Mereka sempat ribut malam itu, lalu sang istri pergi keluar rumah jalan kaki untuk mencari Hp yang digadaikan. Istrinya juga duduk ditengah jalan cukup lama. Saat pulang ke rumah ia kaget melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di dalma kamar dengan tali dileher, dan ia berteriak minta tolong,” beber AKP Wahyu.

Sedang hasil olah TKP sambung AKP Wahyu, polisi menemukan korban berada di kamar dengan tali nilon warna biru yg diikatkan di gelagar rumah ke leher korban. Adapun tinggi gelagar rumah ke lantai 210 cm dan dari gelagar ke leher korban 68 cm.

“Yang menempel di leher korban adalah simpul jalan. Dari hasil visum luar di RS tinggi korban 183 cm tidak menemukan adanya kekerasan di tubuh,” terang Wahyu.

Baca Juga :  Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Sementara itu, pihak keluarga korban saat dibincangi 1tulah.com di kamar mayat RSUD Muara Teweh mengatakan, penuturan dari sang istri, upaya hendak bunuh diri sudah sering dilakukan korban. Malah istri pernah mendapati korban hendak bunuh diri, lalu tali yang digunakna dipotong.

“Istrinya tadi ngomong begitu ke kami, paman saya ini tinggal di Sikui dengan istri kedua nya. Mereka tak memiliki anak. Kalau dengan istri pertama memiliki dua anak,” kata wanita berkerudung ini bertutur kepada 1tulah.com.

Merek juga sempat mencurigai kematian korban, sebab pada foto beredar yang mereka terima, diduga ada kejanggalan dari kematian korban.

Sedang informasi terbaru di peroleh media ini, jasad korban di bawa ke Palangka Raya untuk dilakukan outopsi. Polisi ingin memastikan penyebab kematian korban apakah murni gantung diri atau ada indikasi lain. (*)

 

 

Berita Terkait

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
BRI Muara Teweh Gelar Simulasi Kebakaran untuk Tingkatkan Keselamatan Karyawan dan Operasional
3 Pelaku Pembunuhan Sadis di Benangin Berhasil Ditangkap, Satu Diantarnya Perempuan
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
RSUD Muara Teweh Ditargetkan Jadi Rumah Sakit Terbaik se-Kalteng oleh Bupati Barito Utara
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 16:05 WIB

BRI Muara Teweh Gelar Simulasi Kebakaran untuk Tingkatkan Keselamatan Karyawan dan Operasional

Selasa, 21 April 2026 - 15:39 WIB

3 Pelaku Pembunuhan Sadis di Benangin Berhasil Ditangkap, Satu Diantarnya Perempuan

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 13:14 WIB

RSUD Muara Teweh Ditargetkan Jadi Rumah Sakit Terbaik se-Kalteng oleh Bupati Barito Utara

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB