Ini Penyebab Kerusakan Ruas Palangka Raya-Kuala Kurun, Politisi Demokrat Minta Aparat Terkait Bertindak Tegas

- Jurnalis

Selasa, 21 Juni 2022 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kalteng HM Sriosako

Ketua Komisi IV DPRD Kalteng HM Sriosako

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Ruas Palangka Raya-Kuala Kurun yang dibangun oleh pemerintah ternyata juga dinikmati oleh perusahaan-perusahaan besar, terutama yang bergerap dalam bidang perkebunan dan pertambangan.

Ironisnya, fakta ini justru mengakibatkan ruas jalan tersebut cepat rusak, lantaran angkutan yang melebihi kapasitas jalan.

Anggota DPRD Kalteng, HM Sriosako mendesak Pemprov bersama aparat penegak hukum turun tangan untuk menindak tegas angkutan Angkutan Perusahaan Besar Swasta (PBS) Over Loading (Odol), khususnya angkutan Pertambangan dan Kayu Log yang melintas di ruas jalan Palangka Raya – Kuala Kurun

Pasalnya, ungkapnya, kerusakan ruas jalan Palangka Raya – Kuala Kurun akan semakin parah apabila Pemprov Kalteng bersama aparat penegak hukum tidak menghentikan angkutan yang ikut melintas di ruas jalan penghubung antar tersebut.

“Tidak hanya di dokumentasikan masyarakat dan disebarkan melalui media sosial, saya juga kerap dihubungi langsung oleh warga yang melintas terkait parahnya kerusakan ruas jalan Palangka Raya – Kuala Kurun karena dilintasi angkutan PBS,”kata Ketua Komisi IV DPRD Kalteng yang membidangi Bangunan dan Infrastruktur, HM Sriosako kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Selasa (21/6/2022)

Baca Juga :  Pemkab Mura Dorong Generasi Cerdas dan Berkarakter, Kukuhkan Duta Baca

Hal ini, lanjutnya, seharusnya sudah cukup menjadi bukti, supaya pemerintah melalui dinas/instansi berwenang segera turun tangan, jangan malah dibiarkan.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, angkutan PBS khususnya kayu log dan barubara yang melintas hingga menyebapkan kerusakan parah di ruas Palangka Raya – Kuala Kurun menuai protes keras dari masyarakat yang bermukin di seputaran jalan tersebut.

Bahkan, ujaranya, masyarakat sempat melaksanakan pemblokiran jalan agar PBS tidak ikut melintas. Sehingga ia berharap agar insiden pemblokiran jalan tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi pemerintah agar tidak terulang.

Baca Juga :  Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Diungkapkannya, dahulu masyarakat setempat juga telah melakukan berbagai upaya agar aspirasi mereka bisa didengar oleh Pemerintah. Mulai dari mengadukan kondisi kerusakan jalan, hingga melaksanakan aksi pemblokiran jalan karna sudah geram dengan angkutan PBS yang melintas di ruas Palangka Raya – Kuala Kurun hingga mengakibatkan kerusakan parah.

“Saya mengerti bagaimana perasaan masyarakat karena selain ke Pemerintah dan DPRD, ke mana lagi mereka harus mengadu,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalteng ini juga mengingatkan agar pemerintah tidak tutup mata terhadap masalah kerusakan ruas jalan  tersebut, supaya masyarakat tidak beranggapan pemerintah terkesan membiarkan angkutan PBS dengan kapasitas Odol melintas. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru