64 CJH Barito Selatan Siap Diberangkat ke Tanah Suci, Cadangan 18 Orang

- Jurnalis

Selasa, 24 Mei 2022 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Fahmi saat memberikan pengarahan kepada calon jamaah haji (CJH) Barito Selatan. 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Fahmi saat memberikan pengarahan kepada calon jamaah haji (CJH) Barito Selatan. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK– Sebanyak 64 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Barito Selatan, positif akan diberangkatkan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji Tahun 1443 H/2022 M.

“Calon jamaah haji di Barito Selatan saat ini berjumlah 64 orang dan 18 orang cadangan, seandainya tidak ada pengurangan calon jamaah haji kita ada 100 orang lebih,” ujar Noor Fahmi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah kepada 1tulah.com usai membuka kegiatan pembimbingan jamaah haji reguler tingkat Barito Selatan, di Buntok, Rabu (24/5/2022).

Baca Juga :  Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Menurutnya, saat ini CJH dari Barsel yang bisa berangkatkan hanya 64, dulu sesuai kouta.

Ditambahkannya, tujuan pembimbingan ini dilakukan untuk memberikan pembekalan dan memantapkan tetang step by step yang harus dilakukan di bidang kesehatan serta tata cara manasik haji yang akan mereka laksanakan nanti.

“Karena mereka akan berangkat tidak lama lagi, Insya Allah kita dari Provinsi Kalimantan Tengah masuk embarkasi Banjarmasin akan berangkat pada gelombang ke 2,” terangnya.

Ia menjelaskan, alasan kouta jamaah haji dikurangi adalah karena Pemerintah Arab Saudi mengumumkan pertama, pelaksanaan jamaah haji di Tahun 1443 H ini bisa dilaksanakan, kedua, pelaksanaan haji di Tahun ini koutanya hanya 1 Juta orang sedunia baik yang berada di dalam Negara Arab Saudi maupun di Negara lain.

Baca Juga :  Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Sehingga Indonesia mendapatkan kouta 151 Ribu orang. Sebelumnya Indonesia mendapatkan kouta 221 Ribu jadi kurangnya sekitar 64 persen.

“Untuk Provinsi Kalimantan Tengah mendapatkan kouta dengan jumlah total 736 orang,” kata Noor Fahmi. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%
Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria
KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta
Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi
Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga
Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai
Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:07 WIB

KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Rabu, 16 September 2026 - 19:31 WIB

Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:31 WIB

Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai

Rabu, 16 September 2026 - 13:31 WIB

Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?

Berita Terbaru