Minyak Goreng Masih Stabil Tinggi di Muara Teweh, Tapi Gula Turun

- Jurnalis

Rabu, 19 Januari 2022 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minyakgoreng langka. terlihat Aktifitas jual beli di Pasar Tradisional Pendopo Muara Teweh. Foto.Delia AF/1tulah.com.

Ilustrasi minyakgoreng langka. terlihat Aktifitas jual beli di Pasar Tradisional Pendopo Muara Teweh. Foto.Delia AF/1tulah.com.

1tulah.com, MUARA TEWEH-Harga Harga komoditas pangan, khususnya minyak goreng terpantau masih stabil tinggi di sejumlah pasar di Kota Muara Teweh, Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah. Penuturan pedagang di Pasar Pendopo, harga minyak goreng sejak kenaikan November tahun lalu, hingga kini masih bertahan diangka Rp20.000 per liter.

“Harga minyak goreng yang masih stabil kenaikannya dan belum ada penurunan. Normalnya dulu Rp13.000 perliter, sekarang masih tinggi harga mencapai 19.000 untuk kemasan biasa dan Rp20.000 kemasan berdiri,” ujar ujar Mama Atun, salah seorang penjual sembako menuturkan kepada 1tulah.com, Rabu (19/01) siang.

Menurutnya, tingginya harga sudah dari distributor di Banjarmasin. Pihaknya sebagai pedaga kata dia, hanya mengikuti. “Ambil untung juga sedikit kog. Kami sambil menunggu kabar yang kata nya harga minyak goreng akan sama seluruh Indonesia Rp14.000. Jadi kami tunggu kebijakn pemerintah itu,” kata dia.

Baca Juga :  Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Bagaimana dengan komoditi lain? Mama Atun menambahkan, untuk gula pasir harga jual sudah turun. Dari sebellumnya Rp15.000 per Kg kini trun Rp14.000 per Kg. Begitu juga dengan telur yang sempat melonjak naik, harganya sudah turun

“Harga telur sempat menyentuh Rp34.000 per Kg, tapi kini sudah turun Rp26.000 per Kg. Sedang komoditi lainnya relatif normal,” imbuhnya.

Terkait masih tingginya harga minyak goreng di pasaran, sejumlah masyarakat mengeluh. kan tingginya harga minyak goreng di tingkat pasar maupun pusat perbelanjaan. Rata-rata harga minyak goreng dijual lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan pemerintah.

Yati, seorang ibu rumah tangga kepada 1tulah.com mengatakan, dirinya harus berhamat pemakaian terutama dalam menggunakan minyak goreng.

“Rasanya pengen tidak membeli, tapi goreng tanpa minyak terasa ada yang kurang,” keluhnya.

Baca Juga :  Alami Masalah Pencernaan, KPK Bantarkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

Hal senada disampaikan Darma, warga Kelurahan Lanjas. ia mengeluhkan rata-rata harga minyak goreng dijual menyentuh Rp20.000 per liter. Menurutnya, jelas memberatkan. Apalagi minyak goreng menjadi kebutuhan dasar untuk memasak.

“Kapan sih turunnya, kami ibu rumah tangga jadi susah memikirkan uang belanja. Minyak goreng ini kebutuhan sehari-hari loh,” katanya.

Di konfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Hajrannor apakah akan menggelar pasar murah guna mengantisipasi lonjakan minyak goreng, dia mengatakan, untuk tahun 2022 pihaknya tidak bisa menggelar pasar murah.

“Kalau tahun kemaren ada, tapi untuk tahun 2022 ini tidak ada kegiatn operasi pasar murah. Dinas kami kekurangan dana. Tau sendiri kan APBD Barut di tahun ini habis untuk bayar hutang,” kata Hajran, Rabu (19/01) sore.

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral
Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau
Safari Jumat di Gunung Purei, Bupati Barito Utara Soroti Percepatan Infrastruktur
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025: Pemprov Raih WTP 12 Kali Beruntun
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pembangunan 11 Rusun Baru pada APBD 2027
Alami Masalah Pencernaan, KPK Bantarkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
Bupati Barito Utara Hadir di Pembukaan MTQ Korpri VIII, Beri Dukungan untuk Kafilah
Wagub Edy Pratowo Resmi Buka MTQ VIII KORPRI Kalteng di Murung Raya

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:47 WIB

Safari Jumat di Gunung Purei, Bupati Barito Utara Soroti Percepatan Infrastruktur

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:07 WIB

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pembangunan 11 Rusun Baru pada APBD 2027

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:02 WIB

Alami Masalah Pencernaan, KPK Bantarkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:23 WIB

Bupati Barito Utara Hadir di Pembukaan MTQ Korpri VIII, Beri Dukungan untuk Kafilah

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:08 WIB

Wagub Edy Pratowo Resmi Buka MTQ VIII KORPRI Kalteng di Murung Raya

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:17 WIB

Wagub Kalteng Resmikan Bazar Produk Unggulan MTQ VIII KORPRI di Murung Raya

Berita Terbaru