Tahan Imbang Vietnam, Indonesia Masih Memimpin Klasmen Group B Piala AFF

- Jurnalis

Rabu, 15 Desember 2021 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizky Ridho saat menghalalu lseragnan pemain Vietnam. Foto Ist

Rizky Ridho saat menghalalu lseragnan pemain Vietnam. Foto Ist

1tulah.com– Timnas Indonesia masih memimpin klasmen sementara Group B Piala AFF. Mereka berhasil menahan imbang Vietnam di Bishan Stadium Singapura, Rabu (15/12/2021) malam.

Jalannya pertandingan, Indonesia yang langsung menekan di awal pertandingan mendapat peluang di menit ke-4. Akan tetapi, peluang itu kandas setelah bola dimentahkan kiper lawan.

Namun, perlahan tapi pasti  Vietnam mengambil alih penguasaan bola. Tekanan pun dilancarkan.

Vietnam yang memakai kostum warna merah berhasil membuat lini belakang Indonesia kerepotan. Di menit ke-8, tendangan keras dilepaskan Quang Hai, namun bola melambung di atas mistar.

Malah di menit ke-19 dan menit ke 29, Quang Hai kembali melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Beruntung bagi Indonesia, bola melambung di atas mistar Nadeo Argawinata. Pemain ini membuat lini belakang Indonesia ketar-ketir.

Gawang Nadeo kembali terancam di menit 37. Lewat skema tendangan penjuru, bola lambung di arahkan ke depan gawang Indonesia. Namun Van Duc gagal menanduk bola setelah Nadeo lebih dulu meninju si kulit bundar.

Timnas Indonesia bukan tak ada peluang. Di menit 38 melalui tendangan bebas sempat mengancam lawan. Sayang, peluang tersebut menjadi sia-sia setelah bola melayang jauh dari sasaran. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga :  Heriyus: Semangat Mura Expo Harus Berlanjut dalam Pembangunan Daerah

Di babak kedua, pelatih Shin Tae-yong mengubah strategi. Rachmat Irianto ditarik keluar dan Evan Dimas masuk sebagai pengganti.

Dua menit bola bergulir di babak kedua, Vietnam nyaris saja mengubah skor. Lolos dari kawalan Quang Hai melepaskan umpan terobosan dari sisi kiri kotak penalti. Beruntung bagi Indonesia, Van Duc gagal memanfaatkan pelluang di depan gawang Nadeo.

Di menit 56, tendangan dilepaskan Ezra Walian dari luar garis kotak penalti Vietnam. Sayang, bola berhasil diblok pemain lawan.

Dua menit berselang, tekanan terus dilancarkan pemain Vietnam. Kerja sama satu dua di kotak penalti Indonesia nyaris berbuah gol jika Nadeo terlambat bereaksi dalam mengamankan bola.

Pergantian pemain kembali dilakukan oleh Shin Tae-yong. Asnawi yang sudah mengantongi satu kartu kuning ditarik keluar dan digantikan oleh Febrianto Dwi di menit 70.

Baca Juga :  Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Irfan Jaya juga ditarik keluar di menit ke-74. Pemain muda Ramai Rumakiek pun dipercaya untuk mengisi lini depan Skuad Garuda.

Pergantian pemain yang dilakukan Shin Tae-yong mulai menampakkan perubahan dalam permainan. Skuad Garuda  bisa mengimbangi Vietnam.

Akan tetapi masalah baru datang. Witan yang memainkan peran penting di sisi kanan harus ditarik keluar di menit 79 akibat cedera. Yabes Roni pun masuk untuk mengisi pos yang ditinggalkan Witan.

Pertandingan semakin sengit selepas menit 80. Vietnam mulai melakukan kesalahan, dan hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh para penggawa skuad Garuda.

Lewat umpan-umpan panjang, Indonesia mulai terlihat leluasa dalam menekan lewat sisi lapangan. Meski belum tercipta peluang.

Vietnam pun tidak tinggal diam. Pergantian pemain dilakukan pelatih Park Hang-seo untuk mengembalikan dominasi serangan The Golden Star.

Selepas menit ke-90, Vietnam semakin gencar. Mengurung pertahanan Indonesia, beberapa kali tendangan dilepaskan namun tak juga berhasil meruntuhkan pertahanan skuad Garuda.

Hingga laga berakhir, skor 0-0 tetap bertahan.

Sumber : Suara.com

Berita Terkait

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027
Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo
Geger Isu Pertemuan Kaltim: Benarkah Haji Isam Bakal Borong Saham Mayoritas BYAN?
Kemendagri Minta Kepala Daerah Hentikan Rekrut Staf Baru, Skema PPPK Paruh Waktu Berubah 2027
Heriyus: Semangat Mura Expo Harus Berlanjut dalam Pembangunan Daerah
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai
Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027
Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Geger Isu Pertemuan Kaltim: Benarkah Haji Isam Bakal Borong Saham Mayoritas BYAN?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Kemendagri Minta Kepala Daerah Hentikan Rekrut Staf Baru, Skema PPPK Paruh Waktu Berubah 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Heriyus: Semangat Mura Expo Harus Berlanjut dalam Pembangunan Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”

Berita Terbaru