1tulah.com,PALANGKARAYA – Anggota Kepolisian dari Subdit lV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Kalteng berhasil membongkar kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada, Jumat (10/9/2021) Pukul 00.30 WIB. TKP nya berada di Jalan Kecipir Komplek Lewu Tatau Blok 4 Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya.
Dalam kasus ini petugas Direktorat Kriminal Umum mengamankan satu pria bernama Bakti (23) sebagai germo. Modus pelaku, menawarkan korban melalui aplikasi Michat dengan tawaran harga yang bervariasi mulai dari Rp 300 sampai 600 ribu rupiah.
Informasi diperoleh 1tulah.com, pelaku merupakan warga Jalan Mendawai Kota Palangka Raya ini, sudah lumayan lama menjalankan bisnis prostitusi online melalui aplikasi Michat. Hasilnya digunakan untuk membeli makanan,rokok, sabu-sabu dan berfoya-foya.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Kombes Pol Eko Saputro, Sabtu (11/9/2021) Siang mengatakan bahwa pelaku diamankan setelah menjual dua orang anak dibawah umur.
“Korban berinisial NR (18) dan KR (16) bertugas untuk menawarkan korban ke pelanggan melalui aplikasi online,”Kata Kombes Pol Eko Saputro.
Dijelaskannya Kabid Humas, Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat bahwa sering melihat adanya anak-anak remaja baik laki-laki dan perempuan di salah satu rumah tersebut. Menindak lanjuti laporan masyarakat kemudian dilakukan penyelidikan dan petugas menemukan sepasang remaja didalam kamar.
“Pelaku NR ketika itu hanya mendapatkan perintah dari Bakti untuk menawarkan korban melalui aplikasi Michat dan hasilnya digunakan untuk beli rokok, sabu,makanan dan berfoya-foya,”beber Eko.
Sementara itu, Petugas yang melakukan penggeledahan didalam rumah tersebut menemukan tiga Handphone,alat kontrasepsi,pipet kaca sabu dan alat hisap sabu.
“Pelaku sudah diamankan akan dijerat dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Tindak Pidana Perlindungan Anak. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 Ayat (1) UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TPPO,”pungkasnya.(*)


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


