Warga Sumber Rejo Terus Berjuang Mencari Hak Lahan

- Jurnalis

Kamis, 11 Maret 2021 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Warga Sumber Rejo Ke Kantor BPN Bartim.

Saat Warga Sumber Rejo Ke Kantor BPN Bartim.

1tulah.com TAMIANG LAYANG – Penantian panjang bagi masyarakat transmigrasi di Desa Sumber Rejo Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah, dalam status kepemilikan lahan terus diperjuangkan.

Sejak tahun 1992, mereka menggarap lahan pekarangan seluas 2.500 meter persegi, dan lahan usaha I seluas 7.500 meter persegi. Hal itu berlanjut melakukan garapan lahan usaha II seluas 10.000 meter persegi, yang seharusnya menjadi hak milik mereka. Namun kenyataannya hingga kini belum diketahui letaknya sampai dimana.

Dugaan pun bermunculan dari warga desa yang khawatir lahan ada permainan pihak terkait, atau biasa disebut adanya mafia tanah dalam permasalahan yang dirasakan warga transmigrasi Desa Sumber Rejo.

Warga yang kerap kali mengeluhkan dan menyampaikan permasalahan tersebut ke berbagai pihak namun tak kunjung membuahkan hasil.

Hal tersebut masih diperjuangkan warga yang mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bartim, namun pihaknya belum juga memberikan jawaban tertulis terhadap surat kedua yang disampaikan perwakilan warga transmigran Desa Sumbe Rejo, hingga Rabu (10/03/2021) kemarin.

Baca Juga :  Dana Operasional Aksi Rp80,9 Juta Dibekukan, Bank Mandiri Diduga Melanggar Prosedur Hukum

Pegawai BPN Roby, bertugas pada bagian Sengketa saat ditemui mengatakan, pihaknya meminta waktu satu minggu untuk mempersiapkan jawaban tertulis, terkait letak lahan usaha II sebanyak 250 bidang yang menjadi hak transmigran di desa tersebut.

“Mohon ditunggu balasannya minggu depan, sudah kami rencanakan untuk membalas, saat ini sedang disiapkan konsepnya,” tutur Roby di kantor BPN.

Selain itu dia meminta warga transmigran Sumber Rejo agar melengkapi nomor sertifikat lahan usaha II yang dipertanyakan letaknya.

“Nomor sertifikat mohon dilengkapi supaya kami dapat mempersiapkan data-datanya, yang disertakan dalam surat kemarin adalah kode sertifikat, bukan nomor sertifikat,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan warga Sumbe Rejo Eko Budianto memaklumi permintaan waktu dari BPN, namun dia menegaskan agar jawaban yang diberikan BPN tidak lebih dari satu minggu.

Baca Juga :  Diduga Bocorkan Data Penyelidikan, Eks Personel KPK Terancam Pidana Pemerasan

Eko juga berharap, permasalahan bisa diselesaikan secepatnya dan menemukan titik terang, terutama, mengenai keberadaan yang jelas letak lahan II yang selama ini banyak isu menyebutkan adanya keterlibatan mafia tanah di lahan transmigrasi yang sudah puluhan tahun belum terungkap.

“Cukup lama penantian yang kami alami untuk menemukan hak kami dari lahan yang dijanjikan pemerintah,” ungkapnya.

Tidak menutup kemungkinan kalau ada permainan dibalik permasalahan panjang yang kami alami ini.

Kami tetap berharap paling lambat satu minggu kedepan kami mendapatkan jawaban tertulis sesuai dengan permintaan kami dalam surat.

“Jika tidak ada jawaban tertulis maka kami akan menyampaikan surat ketiga sekaligus somasi,” pungkasnya. (zek)

Berita Terkait

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado
Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah
Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee
Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah
EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final
Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru
Dana Operasional Aksi Rp80,9 Juta Dibekukan, Bank Mandiri Diduga Melanggar Prosedur Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:52 WIB

EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Dana Operasional Aksi Rp80,9 Juta Dibekukan, Bank Mandiri Diduga Melanggar Prosedur Hukum

Berita Terbaru

El Family A juara Mini Turnamen Domino Orado Bloc Bee Coffe

Berita

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agu 2026 - 23:56 WIB

iludtrasi

Opini

Lonceng Kematian Profesionalisme ASN

Senin, 24 Agu 2026 - 14:28 WIB