Dinas Pertanian Barito Utara Garap Lahan Rawa Seluas 48 Hektar

- Jurnalis

Minggu, 17 Januari 2021 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, menggarap lahan kawasan rawa. Hal ini dilakukan guna menggenjot optimalisasi lahan (Opla) rawa dijadikan sentra pertanian. Lokasinya berada di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan dengan luasan areal 48 hektar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara Syahmiludin A Surapati kepada wartawan Minggu (17/1/2021) siang mengatakan, mengatakan program Opla rawa di Trahean berjalan baik.

Dikatakannya, pihaknya mengecek kondisi lahan tersebut, Sabtu kemarin. Pada tahun 2020 ada sekitar 48 hektare lahan terdampak langsung dapat dibuka menjadi lahan pertanian.

Baca Juga :  Mini Turnamen Domino Orado: 4 Tim Unggulan tersingkir, Kuda Hitam AS melejit

Rencananya akan dilakukan kajian oleh pihak Balai Penyuluh Pertanian untuk rekomendasi jenis tanaman yang cocok dikembangkan di Trahean.

Ada beberapa opsi komoditas pertanian yang bisa ditanam. Bisa saja pada tahap awal padi sawah atau tanaman hortikultura seperti jagung manis, kacang tanah, melon, semangka, cabe rawit maupun ataukah komoditi sayur-sayuran seperti kacang panjang, timun, dan gambas.

“Melalui program Opla lahan-lahan pertanian yang selama puluhan tahun tak bisa ditanami, karena selalu terendam air, kini sudah surut bahkan kering sehingga bisa digarap oleh petani setempat menjadi lahan pertanian,” ujar Syahmil.

Baca Juga :  EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final

Program kegiatan di lapangan berupa pembersihan, pengerukkan, dan pembuatan jaringan irigasi/tanggul air, rehabilitasi saluran, pembangunan gorong-gorong dan jembatan. Sumber dana berasal dari TP Dinas Pertanian Provinsi Kalteng.

“Kita berharap, pada tahun anggaran 2021 Dinas Pertanian Barito Utara akan kembali mendapat bantuan untuk program ini,” tandasnya.(eni)

Berita Terkait

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027
Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya
Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi
Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Berita Terbaru