Bunyi Sirine Ambulan Berisik Malam Hari, Warga Muara Teweh, Geger

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2020 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,MUARA TEWEH– Warga Kota Muara Teweh terusik di malam hari, Selasa(23/6) malam, sekira pukul 21.20 WIB. Suara sirine mobil Ambulan meraung-raung, melintasi jalan protokol dan di kawal ketat mobil patwal kepolisian. Lantaran suara ini, warga kota Iya Mulik Bengkang Turan, geger, dan ramai curhat di media sosial, bahkan di percakapan group what App.

“Saya kaget dan gemetar mendengar suara sinire ambulan malam-malam. ada apa yah,” kata akun facebook bernama Desy Dhea.

Redaksi 1tulah.com pun mendapat pesan singkat dari pembaca setia, terkait bunyi sirine mobil ambulan. Usut punya usut, ternyata, tim Gugus tugas percepatan penangan Covid-19 Barito Utara(barut), tengah melakukan penguburan janin bayi yang meninggal, dari salah ibu hamil yang tengah dirawat dan di isolasi di RSUD Muara Teweh.

Baca Juga :  Misi Kemanusiaan Gaza 2026: Chiki Fawzi Siap Tembus Blokade Lewat Jalur Laut di Tengah Ketegangan Global

Juru bicara(jubir) percepatan dan penangan Covid-19 Barut, Siswandoyo, di hubungi 1tulah.com, membenarkan pihaknya memakamkan janin bayi menggunakan protokol kesehatan. Dia menjelaskan, ibu hamil itu berasal dari Desa Paring Lahung Kecamatan Montallat.

baca juga : Gugus Tugas Makamkan Janin Bayi Gunakan Protokol Kesehatan

baca juga : 1 Kepsek dan Istrinya Isolasi di RSUD Muara Teweh, Bersama Seorang Ibu Hamil

Baca Juga :  Ketua DPW PKB Kalteng Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an DPP PKB

Saat di rujuk ke rumah sakit pada hari Senin tanggal 22 juni, keluhan sakit perut bagian bawah , seperti sakit dan pendarahan haid. Usia kehamilan 11 minggu, indikasi abortus, inkomplit dan rencana tindakan kal itu dilakukan kurets.

“Janin dalam usia kehamilan 11 minggu masih belum berbentuk lengkap bayi. Dan janin keluar sudah dalam keadaan meninggal dunia. karena sang ibu rapidtest nya reaktif, makanya janin di makamkan menggunakan protokol kesehatan malam ini,” kata Siswandoyo,melalui sambungan percakapan what app.(eni)

 

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Kalteng Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an DPP PKB
Drama Sidang Korupsi TIK: Eks Direktur SMP Ngaku “Dijebak” Instruksi Lisan Nadiem Makarim
Evaluasi Program Dispora, Komisi III DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan
Polri Musnahkan 47,5 Kg Sabu dan 101 Ribu Butir Happy Five
Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja
Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026
Hasil Pertemuan Presiden Prabowo & Ulama: Indonesia Tetap Bertahan di Board of Peace

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:07 WIB

Ketua DPW PKB Kalteng Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an DPP PKB

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:29 WIB

Drama Sidang Korupsi TIK: Eks Direktur SMP Ngaku “Dijebak” Instruksi Lisan Nadiem Makarim

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:04 WIB

Evaluasi Program Dispora, Komisi III DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:54 WIB

Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:47 WIB

Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:02 WIB

Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:04 WIB

Hasil Pertemuan Presiden Prabowo & Ulama: Indonesia Tetap Bertahan di Board of Peace

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:50 WIB

Kapolres Barut Gelar Bukber Jurnalis dan Anak Panti Asuhan

Berita Terbaru