Kabar Duka, Penyair dan Budayawan Abdul Hadi WM Meninggal Dunia

- Jurnalis

Jumat, 19 Januari 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyair dan Budayawan Abdul Hadi WM Meninggal Dunia(Sumber: Instagram universitas_paramadina)

Penyair dan Budayawan Abdul Hadi WM Meninggal Dunia(Sumber: Instagram universitas_paramadina)

1TULAH.COM – Penyair serta budayawan Abdul Hadi WM dikabarkan meninggal dunia diusia 78 tahun pada dini hari ini, Jumat (19/1) pukul 03.36 WIB.

Kabar berpulangnya Abul Hadi WM dibagikan oleh akun Instagram resmi Universitas Paramadina, tempat di mana Abdul Hadi WM dikenal sebagai guru besar.

“Telah berpulang ke rahmatullah : Prof. DR. Abdul Hadi WM (78 tahun) Guru Besar Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina pada hari Jumat, 19 Januari 2024 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto dikarenakan sakit. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan mendapat tempat terbaik disisi-Nya. Aamin,” tulis unggahan tersebut.

Abdul Hadi WM ialah penyair yang lahir di Madura pada 1946. Semasa beliau berkarier, Abdul Hadi WM terkenal sebagai penyair yang menulis puisi bertema sufi dan Madura.
Selain itu, Abdul Hadi WM juga dikenal dengan beberapa penelitiannya dalam bidang kesusastraan Melayu Nusantara dan pandangannya tentang Islam serta pluralisme.

Baca Juga :  Mengapa Mitigasi Bencana Adalah Tanggung Jawab Negara, Bukan Sekadar Pasrah pada Takdir

Adapun beberapa buku yang telah diciptakan oleh Abdul Hadi WM, yakni Kembali ke Akar Kembali ke Sumber: Esai-esai Sastra Profetik dan Sufistik (1999), Islam: Cakrawala Estetik dan Budaya (1999), Tasawuf Yang Tertindas, Laut Belum Pasang, Meditasi, Cermin, hingga Madura: Luang Prabhang dan Pembawa Matahari.

Pada tahun 1969, Abdul Hadi mendapatkan Hadiah Puisi Terbaik II Majalah Sastra Horison sajaknya yang berjudul Madura yang terbit tahun 1968.
Kemudian pada tahun 1977, Abdul Hadi mendapatkan Hadiah Buku Puisi Terbaik dari Dewan Kesenian Jakarta.
Hadiah ini ditujukan kepadanya untuk kumpulan sajak yang ditulisnya yang bertajuk Meditasi.

Baca Juga :  Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Selanjutnya, pada tahun 1985, Abdul Hadi memperoleh Hadiah Sastra ASEAN dari Putra Mahkota Thailand di Bangkok. Hadiah ini adalah penghargaan atas sajaknya yang berjudul Tergantung pada Angin. Sajak ini terbit pada tahun 1983.

Abdul Hadi juga menerima penghargaan Mastera dari Majelis Sastra Asia Tenggara pada tahun 2003. Serta, ia juga mendapat Penghargaan Satyalancana Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2010.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru