Mahasiswa IPB Galang Sempat Tuliskan Pesan Sebelum Hilang dan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Galang Edhi Swasono yang ditemukan meninggal dunia di Teluk Semut, perairan Pulau Sempu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (29/12/2023). (sumber: suara.com)

Proses evakuasi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Galang Edhi Swasono yang ditemukan meninggal dunia di Teluk Semut, perairan Pulau Sempu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (29/12/2023). (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Galang Edhi Swasono, Mahasiswa IPB yang dikabarkan hiland dan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pulau Sempu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sempat menuliskan pesan di media sosialnya.

Ia menuliskan terkait Studi Konservasi Lingkungan (SURILI) pada tahun 2023 di instagram pribadinya.

“Masa depan memanglah abu sepenuhnya, tak ada yang tau bagaimana ujungnya. Namun apakah kamu akan terus menunggu? Mendampingi ragu yang tentu saja acuh terhadapmu? Atau kau langkahkan kaki, melihat bagaimana yakin membuatmu berdikari. Menjemput mimpi yang sudah lama menanti,” tulisnya dikutip pada kun instagram pribadinya, Jumat (29/12/2023).

Diketahui, Galang juga siap mengikuti SURILI dengan wilayah baru yang akan dijelajahi.

“Saya Galang Edhi Swasono dari Kelompok Pemerhati Herpetofauna siap mengikuti SURILI 2023 dengan sepenuh hati dan berkontribusi dalam upaya konservasi di Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sementara, beberapa kolega terlihat memberikan Galang agar tetap selamat. “Bismillha..mas galang semoga selamat y,” ucap akun netizen.

Sebelumnya, Muhammad Hariyadi, Kepala Kantor SAR Surabaya mengatakan jika pihaknya menerima laporan nelayan yang menemukan sosok mayat di Teluk Seut, perairan Pulau Sempu sekitar pukul 07.30 WIB.

“Proses evakuasi berjalan lancar. Kurang lebih pukul 07.50 WIB, jenazah sudah dievakuasi ke Pantai Sendangbiru dari titik temuan,” kata Hariyadi.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan proses evakuasi ke kawasan Pantai Sendangbiru, jenazah Galang dibawa ke RSUD Syaiful Anwar Kota Malang untuk ditangani lebih lanjut oleh petugas yang berwenang sebelum dibawa pulang oleh pihak keluarga.

Baca Juga :  Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Hariyadi berpendapat, dalam proses pencarian korba yang dilaporkan hilang sejak Kamis (28/12/2023), tim SAR telah bergerak melakukan pencarian di perairan laut sekitar Pulau Sempu dengan memakai perahu jukung Basarnas serta perahu nelayan sekitar.

Di waktu yang sama, tim pencarian darat juga melakukan penyisiran di sekitar telaga Lele di Pulau Sempu. Tim SAR bagian darat juga terus menyebarkan informasi atas hilangnya korban kepada para nelayan yang berakitivitas di sekitaran Pulau Sempu.

“Penyebarluasan informasi ini dimaksudkan agar jika ada nelayan yang mengetahui keberadaan korban, maka diharapkan untuk segera memberikan bantuan evakuasi atau melaporkan lokasi keberadaan korban kepada petugas yang melakukan pencarian,” katanya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Berita Terbaru